Perampokan Putat Lor, Gondanglegi

  • 26-04-2018 / 18:11 WIB - Editor: marga
  • Uploader:angga
Perampokan Putat Lor, Gondanglegi GUEST GESANG - TERTANGKAP: Rizal Arif Santoso, pembunuh Hj. Siti Khotijah tertangkap di Magetan saat hendak pulang ke rumah orang tuanya. Cicit korban ini mengaku sudah berniat untuk melakukan perampokan.

oleh mbak Winarsih. Saya ngaku kalau kacamata tertinggal,” tutur Rizal kepada wartawan.  Begitu masuk rumah, dia langsung duduk sembari menunggu waktu yang tepat.

Pukul 19.30, Siti yang sempat menemani ngobrol cicitnya, kemudian berpamitan masuk kamar untuk tidur. Sementara Winarsih masih berada di ruang tengah.  Tak lama setelah korban masuk kamar inilah, Rizal langsung beraksi.

Kali pertama yang dihajar adalah Winarsi. Dia dipukuli dengan tangan kosong dan ditendang. Kepalanya juga dibenturkan ke lantai beberapa kali hingga tak sadarkan diri. Rohmadiah, anak Winarsih yang melihat pemukulan itu, ketakutan dan lari ke kamar belakang.

Rizal yang mengetahui langsung mengejar. Begitu tertangkap, Rohmadiah dipukuli dan ditendang. Kepalanya juga dibenturkan ke ubin. Setelah pingsan, Rizal baru menuju kamar Siti. Wanita renta ini juga dipukuli dan ditendang beberapa kali.

Kepalanya dibentur-benturkan ke tempat tidur hingga terluka parah.  “Saat nenek kesakitan, saya minta ditunjukkan uangnya. Tetapi tidak dijawab. Nenek menyuruh saya mengambil perhiasan yang dipakainya. Yaitu gelang 50 gram dan tiga buah cincin,” papar pemuda ini.

 Usai merampas perhiasan emas itu, Rizal pun kabur dengan mengendarai sepeda motor Honda GL menuju rumah salah satu temannya di Jalan Sigura-gura Malang. Ia juga menjual pehiasannya ke salah satu toko emas senilai Rp 34 juta.

Baru kemudian kabur berpindah-pindah dan terakhir ke Magetan. Rizal mengaku, uang yang didapatnya dari menjual emas itu, digunakan untuk membeli motor Honda CB, helm, ponsel dan beberapa barang lain. Sisanya, dipergunakan untuk biaya hidup. (agp/mar)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA