Tak Gentar Teror Bonek

  • 01-05-2018 / 00:17 WIB - Editor: Bagus ary
  • Uploader:slatem
  • dibaca:771
Tak Gentar Teror Bonek Muhammad Rafli dkk dipersiapkan untuk menghadapi Persebaya Surabaya, termasuk teror dari suporter tuan rumah, Bonekmania. (Stenly/mp)

MALANG-Laga super big match antara tuan rumah Persebaya Surabaya kontra Arema FC masih lima hari lagi, Minggu (6/5). Namun, Singo Edan sudah siap segalanya, meski bertarung di kandang tim berjuluk Bajul Ijo itu. Pemain Arema FC sudah menyiapkan diri atas teror suporter tuan rumah, bonek mania. 

Hal ini ditegaskan oleh Kapten Tim Arema FC kepada Malang Post, kemarin. Dendi Santoso mengaku sudah merasakan atmosfir yang mulai naik di kalangan suporter jelang lawan Persebaya. Dia berharap suasana aman, sekalipun sebagai pemain, dirinya juga siap dalam kondisi apapun.

“Suasana di media sosial terutama, sudah mulai panas. Sudah siap menyambut laga yang sudah lama tidak terjadi. Kami berharap pertandingan lancar. Untuk hal di luar teknis, biarkan Panpel, manajemen atau pengamanan yang bekerja,” papar dia.

Dia menyampaikan, pemain akan tampil fight di kandang lawan. Meski harus menerima teror di dalam lapangan, dia mengakui Arema siap. Tak mau terpancing. Siap mengantisipasi teror suporter.
“Mungkin butuh konsentrasi saja, ketika ada teror seperti nyanyian dari suporter lawan. Jangan sampai terbawa suasana panas,” tambahnya.

Soal teror suporter lawan, tim Singo Edan sudah kerap menerima. Bentuknya biasanya hujatan dan cacian. Paling dekat, ketika Arema menerima teror dari suporter lawan yang bisa membuat telinga panas, kala away ke Madura United, dua pekan lalu. Pendukung tuan rumah, hampir 90 menit memberikan teror melalui nyanyian dan hujatan kepada Arema. Namun, di lapangan pemain Arema seolah tidak menggubris dan terlihat tampil spartan serta nyaris membuat tuan rumah kalah.

Teror itu, bahkan terjadi sejak H-1 pertandingan. Arema mesti dikawal ketat polisi menuju tempat latihan. Begitu sampai stadion, sambutan suporter dengan nyanyian hujatan juga nyaring terdengar. Lantas saat pertandingan, perjalanan tim ke stadion juga dikawal ketat polisi serta diiringi kendaraan taktis (rantis) barracuda.

Nah, kembali ke laga melawan Persebaya. Singo Edan juga tak gentar laga super big match itu dimajukan jamnya, yang berarti cuaca bakal lebih panas. Arema FC tidak mempermasalahkan perubahan jadwal pertandingan pekan ketujuh. Laga lawan Persebaya bakal berubah jam kickoff menjadi pukul 15.30 WIB. Tim Singo Edan itu setuju dan kini menunggu surat keputusan dari operator kompetisi mengenai kepastian jam kickoff. Selain itu, Arema juga mengajukan kepastian pengamanan dari Panpel ketika menjalani super big match tersebut.

“Kami sudah

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA