Semarak Hardiknas, Pascasarjana Unitri Latih Akademisi Menulis Buku

  • 01-05-2018 / 17:12 WIB - Editor: rosida
  • Uploader:slatem
  • dibaca:530
Semarak Hardiknas, Pascasarjana Unitri Latih Akademisi Menulis Buku Dekan FE Pascasarjana Unitri Cakti Indra Gunawan SE MM PhD siap membagikan ilmu dalam acara pelatihan menulis buku kepada para akademisi se Indonesia. (DITTA DP/MP)

MALANG - Pascasarjana Unitri mengadakan pelatihan penulisan buku ilmiah tingkat dasar yang akan diselenggarakan bertepatan pada peringatan hari pendidikan nasional, (2/5), di GOR Unitri. Kegiatan ini untuk membangkitkan gairah menulis buku ilmiah yang diikuti sebanyak 250 peserta dari dosen seluruh Indonesia, guru, mahasiswa sarjana dan pascasarjana Unitri.

“Sebenarnya menulis itu mudah, hanya saja sebagian masih belum memiliki ilmunya. Sehingga dalam kegiatan ini, peserta baik guru, dosen atau mahasiswa diharapkan mampu menerapkan strategi pada pelatihan nanti,” ujar Dekan Fakultas Ekonomi Pascasarjana Unitri, Cakti Indra Gunawan SE MM PhD yang ditemui Malang Post, kemarin.

Pria yang telah meraih juara sebagai pemenang penulisan buku ajar Kemenristekdikti tahun 2015 dan 2017 ini mengaku akan membagikan strategi menulis buku ajar dan referensi dengan cepat. Menurutnya, tantangan menulis buku ilmiah adalah memahami penulisan dengan benar yang sesuai standar Kemenristekdikti.

“Bila tahu cara merangkai paragraf cantik dengan sumber dari jurnal dan buku yang lengkap, tentu buku yang dihasilkan akan semakin ilmiah. Selain itu, saya juga aka memberikan kiat mencari sumber dari google scholar dengan tepat yang memudahkan penulisan,” ungkapnya.

Penulisan judul yang menarik dalam buku ilmiah adalah hal utama. Dilanjutkan dengan penyusunan daftar isi sebagai kerangka awal buku. Selain itu, Cakti juga menekankan penulisan kata pengantar juga penting diperhatikan untuk memberikan gambaran isi buku mulai ditujukan untuk siapa dan rangkaian ungkapam terimakasih bagi pihak yang membantu menyokong penulisan buku. “Dalam penulisan pada setiap paragraf harus menekankan minimal tiga sumber, sehingga menjadi paragraf cantik yang ilmiah,” bebernya.

Tak hanya Cakti, nantinya Yunxian Li dari Beijing juga akan hadir untuk memotivasi guru, dosen, dan mahasiswa untuk lebih bersemangat dalam menulis. Budaya membaca dan menulis harus ditingkatkan agar Indonesia mampu bersaing di era global. “Outputnya nanti saya berharap para peserta mampu menulis buku ilmiah di tingkat dasar ini, dan akan meningkat di level berikutnya. Pascasarjana Unitri akan mengadakan pelatihan penulisan buku ilmiah ini setiap tahunnya,” imbuhnya. (mg3/sir/oci)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA