Far Cry 5, Game Memburu Sekte Agama Sesat

  • 01-05-2018 / 22:29 WIB - Editor: Mahmudi
  • Uploader:irawan
Far Cry 5, Game Memburu Sekte Agama Sesat Karyawan Super Game MOG, Dwi Febriana menunjukkan menyatakan, peluncuran game ini sudah dilakukan pada awal Maret lalu. (Sharfina Mahdiya Anisah/Malang Post)

MALANG– Sebelum peluncuran God of War, Ubisoft Studios meluncurkan game terbarunya, Far Cry 5, dengan lokasi setting yang berbeda dengan seri sebelumnya. Namun, untuk konsep dasarnya masih sama, yaitu berpetualang di tempat luas yang memungkinkan gerakan bebas serta memperkuat diri dengan senjata yang mematikan dan membantu proses perjuangan pemberontakan.

 

Karyawan Super Game MOG, Dwi Febriana menyatakan, peluncuran game ini sudah dilakukan pada awal Maret lalu. Namun, tidak seperti God of War yang langsung laris manis di awal peluncurannya, animo masyarakat masih rendah dibandingkan dengan God of War.

 

Latar belakang cerita dari game ini adalah bermula di daratan Amerika, dimana player akan berperan sebagai karakter aparat keamanan tanpa nama dengan sebutan “Rook”.

 

“Tugas dari player adalah menangkap karakter antagonis, yaitu menangkap pimpinan sebuah sekte agama sesat yang tengah naik daun bernama Project Eden’s Gate,” ungkapnya ketika ditemui Malang Post, kemarin.

 

Berawal dari sekte agama baru itu menjadi organisasi militan, wanita yang akrab dipanggil Febri ini mengungkapkan, sekte agama ini menjadi ancaman baru bagi penduduk di Hope County. Player dan juga aparat keamanan lainnya akan mengambil tindakan konkret untuk mengakhiri sepak terjang dari Eden’s Gate dengan cara terbang langsung ke titik kumpul organisasi, menangkap pimpinan Eden’s Gate dengan nama hukum, dan keluar dari area dengan meminimalkan konfrontasi.

 

“Di Far Cry 5 ini, Ubisoft menyediakan peta buta yang digunakan player untuk mengeksplorasi wilayah dengan bebas, menentukan gerakan player selanjutnya dengan bebas,” ujarnya.

 

Dengan menawarkan terobosan baru yang lebih membebaskan player untuk bergerak sesuai dengan keinginannya. Far Cry 5, dari berbagai sumber menyatakan, dianggap lebih stabil dan fresh dibandingkan dengan seri-seri sebelumnya. Dengan menawarkan jalan cerita yang menegangkan dan kualitas visual yang mendebarkan, hal ini akan membuat gamers merasa benar-benar berada di jalan cerita yang sesungguhnya.

 

Untuk memainkan game ini, Febri menambahkan, hanya diperlukan single player dan console PS 4, dengan online compatible 2-12 player. Disupport dengan HD Video Output 720 Pixel dan 1080 pixel, dengan kapasitas hard drive 50 GB keatas dan dibanderol dengan harga Rp 665 ribu per kasetnya. “Dari awal peluncurannya pada Maret lalu, Far Cry 5 sudah terjual kurang lebih 19 unit yang menunjukkan animo masyarakat yang tidak terlalu tinggi terhadap game ini,” pungkasnya. (mg4/udi)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA