Percepat Administrasi, Luncurkan GISA

  • 01-05-2018 / 22:48 WIB - Editor: febri s
  • Uploader:irawan
Percepat Administrasi, Luncurkan GISA Kepala Dispendukcapil Kota Batu, Maulidiono bersama Kepala Dinas Kesehatan Kartika Trisulandari (dua dari kiri) melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama disaksikan Plt Sekda, Alwi. (Ipunk Purwanto/Malang Post)

BATU – Warga Kota Batu tidak boleh tanpa E-KTP hingga administrasi kependudukan lainnya. Pemkot Batu terus mengajak warga untuk mengurus administrasi melalui Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA). GISA sudah dilaunching Pemkot Batu sejak Senin (30/4) dan kini warga tinggal memanfaatkan.

 

Kepala Dispendukcapil Kota Batu, Maulidiono mengatakan, GISA bertujuan membangun ekosistem sadar pentingnya administrasi kependudukan. Tidak saja bagi masyarakat, tetapi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lembaga swasta harus terlibat.

 

"Sadar administrasi kepedudukan sangat penting. Dengan tercatat dalam administrasi kependudukan, seseorang secara hukum terlindungi," ujar Maulidiono kepada Malang Post.

 

Ia menjelaskan, warga Kota Batu ingkat kesadarannya mengurus administrasi kependudukan sudah baik. Dengan indikasi hampir semua pencatatan sudah memenuhi target.

 

"Warga sudah baik dan tuntas untuk administrasi KK, KTP, Akta Kelahiran hingga Akta Kematian. Sedangkan lainnya seperti akta perkawinan hingga perceraian akan kita tuntaskan  2019," bebernya.

 

Dia menjelaskan, ada beberapa administrasi sudah melebihi targat dalam penyelesaian. E-KTP mencapai 100,7 persen, perekaman E-KTP sebesar 100,2 persen dan Akta Kelahiran usia 0-18 mencapai 119 persen. Padahal untuk target nasional adalah 85 persen tahun 2017.

 

"Kita selalu melebihi target nasional untuk administrasi kependudukan. Karenanya melalui program GISA diharapkan tingkat kesadaran masyarakat lebih tinggi. Sehingga target Nsional 90 persen bisa dilalui," paparnya.

 

Sementara itu Plt Sekretaris Daerah, Dr. Alwi M. Hum menambahkan, untuk menyukseskan GISA pihaknya berharapa masyarakat Kota Batu sadar dan mandiri melakukan adminduk. Sehingga semua urusan publik bisa segera tertangani. "Karena untuk mengurus adminduk sudah gratis dan hanya butuh waktu 30 menit,” pungkasnya.

 

GISA tersebut juga ada penandatangan perjanjian kerjasama tentang pemanfaatan data administrasi penduduk (adminduk) seluruh OPD di Kota Batu. Mereka bertandatangan antara lain Kepala Dinas Kesehatan Kartika Trisulandari, Kepala Dinas Sosial Bambang Kuncoro, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Siswanto. (eri/feb)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA