Jadi Pulang Kampung? Pulang Kemana??

  • 12-06-2018 / 21:11 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Jadi Pulang Kampung? Pulang Kemana?? Seluruh karyawan Malang Post menyampaikan Selamat Idul Fitri 1439H, mohon maaf lahir dan batin. (Guest Gesang/MP)

Jelang lebaran, atau di penghujung bulan Ramadan, inilah pertanyaan yang sering muncul. Jadi pulang kampung (Pulkam)? Atau, pulang kampung kemana? Bagi yang punya tradisi mudik atau pulang kampung, tak akan sulit menjawabnya. Meski juga tak sedikit, diantara kita yang tentunya tak bisa menikmati rasanya mudik.

Bukan karena tak ada ongkos untuk pulkam, tapi kebetulan saja, dia tumbuh dan besar di kampung halamannya itu. Tidak kemana-mana, bahkan mungkin dapat jodoh yang juga sekampung. Lalu mau pulang kampung kemana? Ya sudah, tak pernah keluarkan biaya untuk perjalanan pulang kampung. Lebaran pun jadi lebih hemat ya.

Untung saja, gak ada larangan untuk tetap ikut lebaran, meski tak mudik. Lalu, kamu jadi mudik kemana? “Memang, sejak menikah, setiap lebaran tiba, ngerayainnya gantian. Tahun lalu di Jakarta dan tahun ini di Malang. Kalau Lebaran di Jakarta, keluarga di Malang berangkat kesana, begitu juga sebaliknya,” ungkap Andika Pratama, artis asal Malang yang kini tinggal di Jakarta.

Mau berstatus artis atau bukan, namanya mudik membawa keseruan tersendiri. Menikmati perjalanan bersama keluarga, dan kembali merasakan suasana kampung halaman, dengan berbagai kisahnya. Termasuk keseruan berburu kuliner yang hanya ada di kampung halaman. Belum lagi bertemu teman-teman lama yang dulu di bangku sekolah.

Istilah mudik tidak hanya untuk kita yang sudah berkeluarga, mereka yang kerja merantau di kota lain, atau mereka yang menempuh pendidikan di kota lain, saat pulang lebaran juga merasakan yang namanya mudik. Meski sebenarnya mereka bisa pulang lebih dari sekali dalam setahun, atau mungkin dua bulan sekali, tapi sensasi mudik hanya didapat saat Lebaran ini.

Atmosfirnya berbeda. Mulai suasana di jalan, kondisi di kampung, dan yang jelas suasana hati. Pulang bertemu orang tua, sungkeman, silaturahmi dengan famili dan sanak saudara, makan bersama atau liburan bersama keluarga,  terbayang kan senangnya mudik. Ya kalau belum bisa membayangkan serunya, carilah jodoh yang dari luar kota.

O iya, kamu jadi mudik kemana? Bisa jadi, saat membaca tulisan ini, kamu sudah di kampung halaman ya. Atau lagi mudik bersama keluarga di kampung istri/suami. Nikmatilah selama masih bisa mudik. Bagi yang mau berangkat, semoga selamat sampai tujuan. Khusus yang masih belum mudik, perhatikan keamanan rumah atau barang-barang yang akan ditinggalkan.

“Bagi warga kota Malang yang meninggalkan rumah dan mudik

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA