Tim Polinema Optimis Menjadi Terbaik

  • 03-05-2018 / 21:47 WIB - Editor: Muhaimin
  • dibaca:608
Tim Polinema Optimis Menjadi Terbaik Robot tim Lahbako San dari Universitas Jember membawakan bola untuk robot kedua melontarkannya ke ring. (ipunk/MP)

MALANG - Seluruh peserta Kontes Robot Indonesia (KRI) regional IV, berjibaku dengan robotnya sebelum siap bertanding, kemarin di Graha Polinema. Pada tahap trial yang terselenggara pada (2/05) kemarin, para peserta menggunakan kesempatan ini untuk mempersiapkan sekaligus menyeleksi robot sebelum bertanding sesuai regulasi yang ada.

“Peserta harus memperhatikan berat, dimensi, panjang, tinggi serta tegangan listrik yang digunakan pada robot,” ujar salah satu regu KRI, Dr Wahidin Wahab yang ditemui Malang Post.

Dosen dari Universitas Indonesia ini mengaku, tahapan trial sebanyak tiga sesi yang digunakan untuk latihan peserta robot. Dalam evaluasinya, ada beberapa peserta yang memiliki robot terlalu panjang dan terlalu berat. Maka sesuai dengan aturannya, peserta wajib untuk memotong maupun mengurangi beban.

“Akan diberikan kesempatan kepada peserta untuk memperbaiki robot. Jika terlalu panjang, robot harus dipotong. Jika terlalu berat komponen harus dikurangi. Biasanya robot terlalu berat karena desain memakai motor dan baterai,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Polinema, Awan Setiawan MM mengaku, tim Polinema juga optimis dengan mengeluarkan dua tim kontes robot pemadam api Indonesia dan kontes robot ABU Indonesia. Polinema juga tak lupa menjadi tuan rumah KRI 2018 yang mampu menjaga kualitas pertandingan. “Kemarin, saat ditawari jadi tuan rumah belum tahu persis apa itu KRI, mikir kembali seperti apa kualitasnya, jangan sampai peserta kecewa. Sehingga kami berkomitmen untuk membuat lapangan dengan memperhatikan standart sesuai dengan Dikti,” imbuhnya.

Selain untuk meningkatkan iklim kompetisi dalam bidang robotika, tujuan KRI juga untuk menumbuhkembangkan kreativitas mahasiswa, mengaplikasikan kepekaan mahasiswa dalam pengembangan teknologi, mengaplikasikan teknologi, mendukung pengembangan sistem kontrol yang lebih maju pada rancangan robot, serta menentukan pemenang di regional IV untuk diseleksi pada tahap selanjutnya. (mg3/aim)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA