Didampingi Guru, Siswa Melepaskan Toga Dengan Gembira

  • 03-05-2018 / 22:37 WIB - Editor: Mahmudi
  • Uploader:irawan
  • dibaca:202
Didampingi Guru, Siswa Melepaskan Toga Dengan Gembira Wisuda KB TK PAUD Al-Karima tahun pelajaran 2017/2018 dilaksanakan di Taman Rekreasi Selecta pada Kamis (3/5). (Ian Malang Post)

MALANG- Wisuda KB TK PAUD Al-Karima tahun pelajaran 2017/2018 kali ini dikemas berbeda. Total sebanyak 89 orang tua dan siswa sekolah yang beralamat di Desa Sidomulyo Kecamatan Jabung ini melaksanakan giat wisuda di Taman Rekreasi Selecta pada Kamis (3/5) kemarin. Meski dengan konsep outclass, wisuda tetap berlangsung khidmat namun juga seru dan akrab.

Penentuan wisuda di luar kelas ini merupakan salah satu bentuk penerapan pembelajaran tematik yang digunakan di sekolah. Jadi saat momen pelepasan siswa pun, anak anak tetap dapat belajar tentang tema alam secara langsung saat wisuda di Selecta. Sebenarnya, pembelajaran tematik yang dilakukan oleh PAUD Al-Karima merupakan suatu hal yang rutin dilakukan dan ada jadwalnya.

“Kita mengikuti temanya, kebetulan temanya juga tentang rekreasi dan tema tentang alam. Jadi sekalian kita gabungkan. Tahun sebelumnya pun kita juga mengikuti temanya. Kalau tahun kemarin kan temanya transportasi, jadi pembelajaran ke stasiun dan terakhirnya di kebun teh, jadi wisudanya pun di kebun teh,” ungkap Zubaidah, Kepala Sekolah PAUD Al-Karima.

Model pembelajaran seperti ini tentunya menarik perhatian anak anak yang notabene masih gemar bermain. Sehingga, melalui pembelajaran tematik yang diajarkan oleh Zubaidah, Khurotul Ainiyah, Ustnaini Mahmudah, Rizka dan Aji Setiawan ini memang bertujuan agar anak anak lebih mampu memahami dan menyerap tentang pelajaran berdasarkan tema yang ada.

Tujuan lain digelarnya wisuda di luar sekolah inipun agar terjalin hubungan erat antara siswa, orang tua dan guru. Dengan konsep ini, semua dapat berbaur menjadi lebih akrab dari sejak dimulainya acara hingga akhir acara.

“Disamping mengenalkan alam ke anak anak, juga kekeluargaannya kalau begini kan lebih erat. Seperti makan bersama ini, kita gak menentukan nasi kotaknya, yang punya apa dibawa dimakan bersama,” imbuh Zubaidah.

Kegiatan wisuda kemarin, ditutup dengan penyaluran bantuan bagi anak yatim yang berasal dari Desa Sidomulyo Kecamatan Jabung, yang turut hadir pada acara tersebut. Total sebanyak 15 anak  mendapatkan bantuan hasil dari tabungan siswa, iuran para guru dan donatur.

“Jadi anak anak ini setiap hari Kamis kita biasakan untuk memasukkan Rp 500 dan itu kita buka setiap ada acara dan kita salurkan,” ujarnya.

Setelah penutupan wisuda dengan menyalurkan bantuan bagi anak yatim, dilanjutkan dengan acara parenting yang diisi dengan finger painting mamamia. Parenting dengan model mamamia ini juga merupakan salah

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA