Tak Bisa Jajal GBT, Arema Lapor LIB

  • 06-05-2018 / 02:42 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Tak Bisa Jajal GBT, Arema Lapor LIB Balsa Bozovic dkk berlatih di Tri Dharma Petrokimia, Gresik, Sabtu sore. (Stenly/MP)

GRESIK – Kekecewaan dilontarkan oleh Arema FC yang akhirnya benar-benar tidak bisa merasakan rumput Gelora Bung Tomo (GBT) untuk uji lapangan, markas Persebaya Surabaya yang bakal menjadi venue pertandingan Minggu (6/5/18) sore ini. Pelatih Arema, Joko Susilo bahkan membesarkan hati pemainnya dengan guyonan, ketika menjalani sesi latihan di Lapangan Petrokimia Gresik, Sabtu (5/5/18) pagi kemarin.

Arema mengakui, secara teknis membutuhkan uji lapangan, untuk melihat kondisi GBT, mulai dari rumput hingga cuaca. Namun, karena alasan kemananan yang disampaikan oleh Polrestabes Surabaya, official training untuk tim Arema pun ditiadakan.

“Kami mengerti kesulitan Panpel Persebaya, yang tidak bisa memaksa uji lapangan. Tugas kami, membesarkan hati pemain kami saat menjalani latihan di Gresik pagi tadi (kemarin, Red),” ungkap Pelatih Arema, Joko Susilo.

Menurutnya, tim pelatih menyampaikan bahwa semua harus menerima keadaan darurat, meskipun hasrat pemain untuk mencoba stadion tersebut sangat tinggi. “Saya bilang ini situasi, mungkin kalian belum pantas main atau berlatih di GBT. Besok saja (hari ini, Red), tunjukkan kepantasan kalian saat pertandingan. Jujur, pemain ingin sekali coba latihan di situ dan bisa maksimal di pertandingan,” papar pria berusia 47 tahun itu.

Dia mengakui timnya tidak masalah mendapatkan ‘teror’ mental dengan larangan latihan tersebut. Akan tetapi, sesuai dengan penjelasan teknis sebelumnya, timnya juga membutuhkan lapangan untuk berlatih

“Kalau ditanya dengan dilarang uji lapangan, apakah merugikan, ya jelas kami rugi. Ini bagian terpenting untuk menyiapkan tim sebelum pertandingan. Selanjutnya untuk nota protes, mungkin dari pengurus,” ungkapnya.

Sementara itu, Media Officer Arema, Sudarmaji mengatakan, timnya sangat kecewa kepada panitia pelaksana pertandingan Persebaya Surabaya yang tidak mengizinkan Singo Edan menjajal Stadion Gelora Bung Tomo, kemarin. Padahal dalam Regulasi pasal 16 yang terdiri dari tujuh ayat yang disusun oleh PT Liga Indonesia Baru setiap tim mendapatkan hak untuk menjajal lapangan.

"Sebenarnya kami sudah melakukan itikad baik dengan komunikasi lisan atau dengan email. Dimulai tanggal 2 Mei kami berkomunikasi perihal tentang permintaan latihan Arema di Surabaya. Kami menyatakan latihan akan digelar pada sore hari jam 15.00 atau jam 16.00," jelas Sudarmaji.

Namun, Persebaya melalui Ram Surahmnan (sekretaris tim) menyarankan Arema latihan pagi hari, pukul 08.00 WIB. “Kami menerima itu dan kami laporkan kepada pelatih yang saat itu tengah menyusun program tim ketika away melawan Persebaya,"

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA