Tak Bisa Jajal GBT, Arema Lapor LIB

  • 06-05-2018 / 02:42 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
  • dibaca:289
Tak Bisa Jajal GBT, Arema Lapor LIB Balsa Bozovic dkk berlatih di Tri Dharma Petrokimia, Gresik, Sabtu sore. (Stenly/MP)

tambahnya.

Hanya saja, pada 3 Mei 2018 atau sehari sebelum keberangkatan Dendi Santoso dkk ke Surabaya, Arema menerima email dari Persebaya yang menyatakan Singo Edan tidak boleh menggelar latihan resmi. Dalam surat itu juga dilampirkan surat dari pihak keamanan berisikan imbauan tidak digelarnya latihan untuk Arema, bukan larangan. Padahal dalam pasal 16 juga tertera jelas, dua alasan latihan resmi tidak terselenggara bisa diterima adalah, alasan cuaca dan kondisi lapangan yang buruk. Sementara alasan keamanan tidak masuk di antaranya.

"Tentu kami kecewa, mengapa tidak dikomunikasikan dengan kami lebih dahulu. Langsung melakukan pelarangan kepada kami. Kami sebenarnya juga sudah mempersiapkan pengamanan dari sisi internal, dengan bantuan anggota TNI, tujuannya untuk mempermudah panpel Persebaya," urainya.

Lantas, Arema juga sempat menanyakan alternatif lapangan lain jika memang tidak bisa menginjakkan kaki di GBT kecuali hari H pertandingan. Arema kemudian mencoba menanyakan alternatif dan Panpel Persebaya menyatakan Arema bisa menjalani latihan di Stadion Joko Samudra (Gresik) Sabtu pagi kemarin.

“Tetapi pada jam 19.00 malam, hari Jumat (4/5/18), mereka menyatakan kami hanya bisa menggunakan lapangan Joko Samudro jam 10.00-11.00. Tentu jam itu tidak masuk akal dan akan menganggu program dari pelatih. Saat ditanya alternatif, mereka tidak memberikan alternatif. Sehingga kami berinisiatif menggelar latihan sendiri di Stadion Tri Darma Gresik. Kejadian ini sudah kami laporkan kepada PT LIB," tandas Sudarmaji.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Rudi Setiawan, S.I.K menyampaikan alasan kepolisian memberikan imbauan larangan official training bagi Arema. Dia mengatakan kondisi di lapangan, berdasarkan informasi intelijen dan prediksi dinamis di lapangan serta analisa faktual, yang sesuai dengan surat edaran yang diberikan ke Panpel Persebaya, tidak memungkinkan atau tidak aman.

“Bagaimana mau latihan kalau keadaan tidak aman?. Saya justru melarang demi keamanan. Kalau misal hari ini (kemarin, Red) dipaksa latihan tapi tidak aman, besok (hari ini) malah tidak bisa main,” ungkap Rudi.(ley/han)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA