Parpol Belum Putuskan Pengganti Pimpinan Dewan

  • 26-04-2018 / 22:49 WIB - Editor: Dewi Yuhana
  • Uploader:slatem
  • dibaca:506
Parpol Belum Putuskan Pengganti Pimpinan Dewan foto ilustrasi: dicky/MP

MALANG- Mandat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menginstruksikan penggantian pejabat DPRD Kota Malang kepada partai politik (parpol) masih belum mendapat respon signifikan. Hal ini terbukti dari belum adanya surat resmi jawaban dari parpol ke meja DPRD Kota Malang sampai saat ini.

Sekretaris DPRD Kota Malang Ir Bambang Suharijadi menjelaskan, pihaknya belum menerima surat balasan tersebut. Padahal sudah sepekan lamanya, surat permintaan pengganti anggota DPRD Kota Malang dilayangkan ke beberapa parpol terkait.

Perlu diketahui, surat berisikan permintaan nama pengganti pejabat DPRD Kota Malang ditujukan pada parpol dengan suara terbanyak dan parpol yang anggotanya menduduki kursi wakil-wakil dewan yang kosong saat ini.

Parpol-parpol tersebut adalah PDI Perjuangan, Demokrat, Golkar dan PKB. Belum ada satupun parpol yang memberikan surat balasan tersebut sampai saat ini. Padahal dengan mengisi kursi pimpinan-pimpinan tersebut dengan secepatnya, roda pemerintahan di Kota Malang akan berlanjut, terlebih dalam pemutusan agenda paripurna DPRD Kota Malang.

“Saya akan menunggu sampai besok Jumat. Ini sudah sepekan setelah surat dilayangkan kalau belum ada jawaban kami akan berkirim surat lagi. Bisa berkirim surat sampai tiga kali,” tegas Bambang kemarin saat ditemui Malang Post.

Hanya saja, menurut informasi yang didapat Bambang, beberapa parpol sudah melakukan pengiriman surat balasan tersebut, akan tetapi pihaknya belum mendapatkannya secara fisik. Meski begitu pihaknya masih akan menunggu secara resmi surat dari parpol sampai hari ini.

Sebelumnya PDI Perjuangan saat dikonfirmasi mengenai anggota yang akan ditunjuk sebagai pimpinan sementara lebih memilih berhati-hati dalam menentukan hal tersebut. PDI Perjuangan pun menegaskan pihaknya menanggapi hal ini dengan serius.

“Bukan, kami tidak menggantung. Kami masih terus mengkaji sambil mencari informasi ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi),” ujar Ahmad Basarah, Wasekjen DPP PDIP belum lama ini.  Basarah menyebut PDIP mencari informasi apakah akan ada lagi anggota DPRD Kota Malang yang bakal dijadikan tersangka oleh penyidik KPK.

Pada intinya, ungkap Basarah, PDIP tidak ingin, setelah nanti mengisi kursi pimpinan, ternyata orang tersebut menjadi tersangka. Menurut data yang dikumpulkan Malang Post, kader PDI Perjuangan yang tidak terjerat KPK akan dugaan suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun 2015 terdapat 6 orang. Mereka yang masih aktif menjalankan tugas di DPRD Kota Malang adalah Arif Hermanto, Tutuk Hariyani, Dr Teguh Mulyono, Erni Farida dan Hadi Santoso.

Sedangkan Partai Kebangkitan Bangsa

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA