Khofifah Menang, Pakde Langsung Putar Eselon II

  • 29-06-2018 / 13:41 WIB - Editor: Hari Santoso
  • Uploader:HAS
Khofifah Menang, Pakde Langsung Putar Eselon II DILANTIK: Sukaryo, adik Sekdaprov Jatim menandatangani surat pengangkatan dirinya sebagai Kabiro Administrasi Pembangunan di depan Gubernur Jatim Soekarwo, tadi pagi. (HARY SANTOSO/MALANGPOST)

SURABAYA – Kemenangan Khofifah Indar Parawansa sebagai Gubernur Jatim 2018-2023 di Pilgub Jatim 2018, berefek ganda. Pejabat eselon II, Jumat pagi, mulai diputar-putar oleh Gubernur Jatim Soekarwo.

‘’Ndak ada. Ndak ada seperti itu. Ini mutasi biasa,’’ kilah Soekarwo, yang akrab disapa Pakde Karwo usai melantik 10 pejabat eselon II di Gedung Negara Grahadi, Jumat pagi.

Ke 10 pejabat eselon II yang dilantik diantaranya adalah Anom Surahno. Kepala Biro Adminitrasi Pemerintahan Pemprov Jatim ini dilanti sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim. Kursi itu selama ini kosong karena pejabat sebelumnya Siswo Heroetoto pensiun. Dan selama kosong Anom merangkap sebagai Pelaksana Tugas BKD Jatim.

Kursi Biro Pemerintahan Pemprov Jatim yang ditinggalkan Anom diisi Benny Sampirwanto. Benny sebelumnya Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim. Jabatan Kabiro Humas yang ditinggalkan Benny sementara dirangkapnya.

Kursi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan diserahkan kepada Ir Drajat Irawan. Sebelumnya jabatan ini dimiliki Ardi Prasetiyawan yang mundur karena ingin konsentrasi atas dugaan kasus gratifikasi DPRD Jatim yang tengah dihadapi. Drajat sebelumnya salah satu Kabid di Perindag Jatim.

Pelantikan 10 pejabat eselon II kali ini juga dikejutkan dengan munculnya Sukaryo. Adik kandung Akhmad Sukardi Sekdaprov Jatim ini dilantik sebagai Kabiro Administrasi Pembangunan (Apem). Sebelumnya Sukaryo adalah Wadir RS Soedono Madiun.

Satu lagi pejabat yang menjadi daya tarik adalah nama Abduh M Mattalitti. Adik kandung La Nyalla Mattalitti ini dilantik sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air Jatim. Kursi ini sebelumnya dikuasai Ir Dachlan MT yang digeser sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan.

Untuk sementara 3 lembaga setingkat pejabat eselon II dibiarkan kosong. Yaitu Biro Humas dan Protokol, Biro Organisasi dan Biro Admisnitrasi Kemasyarakatan. (has)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA