Nostalgia SMP Hancurkan Pernikahan

  • 06-07-2018 / 23:33 WIB - Editor: JonS
  • Uploader:irawan
  • dibaca:232
Nostalgia SMP Hancurkan Pernikahan

MASA remaja memang masa paling indah. Cinta pertama dan pacar pertama, biasanya sudah terjadi saat masa SMP. Tak terkecuali, Ronald, 46, asal Boyolali yang tinggal di Kabupaten Sidoarjo. Setelah lama tak berjumpa dengan cintanya di masa SMP, Ronald kebetulan mendapatkan kontak mantannya dulu tahun 2014.

Hubungan cinta yang membeku karena dipisahkan jarak dan waktu, bersemi kembali. Kenangan konyol masa SMP, surat menyurat berisi kata-kata cinta, serta bisik-bisik omong kosong yang mesra, membuat hati Ronald berbunga-bunga.

Sayangnya, demi mengejar cinta masa SMP, Ronald tega menggugurkan pernikahan yang dijalin dengan Amel, 44, warga Kedungkandang Kota Malang.

Awalnya Ronald menikahi Amel dengan cinta sejak September 2001. Apalagi, Ronald yang memiliki pekerjaan sebagai karyawan swasta perusahaan besar di Surabaya, menjanjikan rumah tangga yang berkecukupan. Terbukti, pernikahan ini berjalan lancar selama 13 tahun dan mendapatkan tiga anak.

Tapi, sebuah komunikasi pendek antara Ronald dengan mantannya pada masa SMP dulu, membuyarkan rumah tangga yang dibangun bersama Amel. Lewat pesan singkat, Ronald menanam benih badai rumah tangganya. Semakin hari, Ronald kian asyik bercumbu mesra lewat telepon dengan mantan pacarnya di masa SMP.

Amel yang berusaha meminta penjelasan soal kesibukan Ronald dengan hape, menjadi sasaran kata-kata kasar. Pertengkaran pun terjadi. Ronald berkali-kali ketahuan selingkuh lalu minta maaf. Tapi, cinta terlarangnya dengan mantan masa SMP, begitu menggebu-gebu, melebihi cintanya terhadap istri yang menemani langkah hidupnya selama 13 tahun.

Tanpa rasa malu atau rasa bersalah, Ronald memulangkan Amel ke Malang dan mengakui tak mau lagi menjalin rumah tangga, pada Mei 2017. Ronald juga menginisiasi gugatan cerai ke Pengadilan Agama Malang. Hakim sempat mempertemukan keduanya untuk mediasi. Namun, karena keduanya sudah tak bisa didamaikan, hakim mengabulkan permintaan cerai ini.

“Mengabulkan permohonan pemohon, memberi izin untuk menjatukan talak satu raj’i terhadap termohon di hadapan sidang Pengadilan Agama Malang,” kata hakim ketua majelis, Dra Hj Ummi Kalsum HS Lestaluhu MH, didampingi para hakim anggota. (fin/jon)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA