B Walk, Objek Wisata Edukasi Bernuansa Ndeso

  • 10-07-2018 / 21:56 WIB - Editor: marga
  • Uploader:abdi
  • dibaca:184
B Walk, Objek Wisata Edukasi Bernuansa Ndeso Keberadaan Taman Kurcaci di objek wisata B Walk, Desa Mulyoagung, Dau kini mulai menjadi primadona wisatawan.(BINAR GUMILANG/MALANG POST)

DAU- Destinasi wisata di Kabupaten Malang terus bertambah. Tempat wisata baru, B Walk di Desa Mulyoagung, Dau dibuka. Objek wisata yang dioperasionalkan sejak libur lebaran, menyuguhkan wisata edukasi bernuansa ndeso.

Wahana unggulan di tempat tersebut yakni Taman Kurcaci dan Museum Recycle. Di tempat itu, ada taman yang dipenuhi dengan rumah-rumah kecil layaknya rumah kurcaci di cerita dongeng. Dipenuhi tanaman hijau, suasananya segar dan cocok untuk berekreasi.

Selain itu, juga ada wahana outbond yang bisa digunakan oleh anak-anak maupun orang dewasa. Sedangkan wahana lainnya, adalah Museum Recycle tempat mengolah sampah plastik menjadi karya yang bagus serta memiliki nilai jual tinggi.

Adapula beberapa spot foto bisa digunakan wisatawan penggila foto. Di tempat itu adapula hotel serta food court. Tempat wisata itu terbilang sangat murah, lantaran pengelolanya tidak menarik tiket masuk. 

Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna, kemarin bahkan meresmikan tempat tersebut. Owner B Walk, Deni Malik mengatakan, meski belum ada satu bulan tempat wisata ini beroperasi, animo wisatawan sangat tinggi.

Tercatat hampir selama satu bulan ini ada 1.000 wisatawan ke tempat itu. “Untuk jumlah kunjungan sangat banyak, karena kami menggandeng Traveloka. Wisatawan mudah mencari di aplikasi tersbeut, karena di tempat kami ini juga ada penginapannya,” ujarnya.

Dia menjelaskan, mayoritas wisatawan yang mengunjungi tempat tersebut hampir sebulan ini, berasal dari luar kota. “Wisatawan kebanyakan rombongan mengenakan bis. Apalagi kami memiliki area parkir sangat luas,” kata dia.

Sedangkan sasarannya, lanjutnya adalah wisatawan yang akan berwisata ke Kota Batu. Letak lokasi B Walk sendiri  tidak jauh dari akses utama menuju Kota Baru. Hanya sekitar 300 meter dari pertigaan Dau.

“Sembari menunggu Jatim Park buka, maka bis rombongan berisitirahat di tempat kami. Bahkan ada rombongan yang tidak jadi ke Kota Batu lantaran padat dan memilih berwisata dan menginap di tempat kami,” paparnya.

Menurutnya, objek wisata ini sebenarnya mengutamakan edukasi kepada wisatawan maupun pengunjung. Lantaran ada wahana Muesum Recycle. Di tempat itu, kata dia, wisatawan bisa belajar mengolah sampah plastik menjadi aneka kerajinan. (big/mar)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA