Lulus Sekolah, Siswa Wajib Hafal Alquran

  • 12-07-2018 / 11:05 WIB - Editor: rosida
  • Uploader:abdi
  • dibaca:76
Lulus Sekolah, Siswa Wajib Hafal Alquran SMP Putri Al-Irsyad Al-Islamiyyah dalam sebuah kegiatan belajar mengajar di kelas dengan menggunakan fasilitas IT yang telah memadai.(ist)

MALANG - SMP Putri Al-Irsyad Al-Islamiyyah hadir sebagai salah satu lembaga pendidikan tingkat Pertama Swasta di Kota Malang. Meskipun baru berdiri tahun 2015 lalu, siswi sekolah ini telah menuai banyak prestasi. prestasi yang paling menonjol dari SMP Putri Al-Irsyad adalah kemampuan siswinya dalam menghafal Alquran. 

Dengan demikian, lulusan SMP Putri Al-Irsyad tidah hanya mampu secara akademik tapi juga hafal quran. “Kami memang menjadikan tahfidz sebagai salah satu program unggulan sekolah ini, dengan target minimal anak-anak hafal satu juz,” ucap Kepala SMP Putri Al-Irsyad, Hakimah kepada Malang Post.

Tahun ajaran lalu, SMP Putri Al-Irsyad telah melulusan angkatan pertama. Sebagai lulusan pertama, kemampuan menghafal siswa bervariasi. Bahkan di angkatan pertama ini, ada yang telah berhasil hafal tujuh juz Alquran. “Kami berencana tahun ajaran yang akan datang akan menaikkan target hafalan anak-anak, sehingga minimal mereka lulus sudah hafal dua juz,” tambahnya.

Hakimah mengungkapkan, tahfidz merupakan program pilihan utama bagi siswa. Maka hafal Alquran menjadi syarat kelulusan mereka. “Secara ilmu pengetahuan sudah bagus, ujian nasional juga lulus, tapi siswa belum hafal Alquran sesuai target yang telah ditetapkan, maka yang bersangkutan kami anggap belum lulus,” jelasnya.  

Ketetapan ini tidak serta merta diterapkan oleh pihak sekolah. Hakimah mengatakan, di awal tahun masuknya siswa ke sekolah, pihaknya telah melakukan sosialisai kepada orang tua siswa. Sehingga selama proses pembinaan siswa, diharapkan adanya kerjasama antara guru dan orang tua. 

“Karena keingian orang tua itu beragam. Tapi kami telah menunjukkan pada masyarakat bahwa sekolah ini bisa. Buktinya lulusan pertama kami ada yang melanjutkan ke SMA, SMK, MA  bahkan ada yang masuk pesantren,” ungkapnya.

Terkait

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA