Dimadu Kuli Bangunan

  • 12-07-2018 / 21:51 WIB - Editor: JonS
  • Uploader:hargodd
  • dibaca:78
Dimadu Kuli Bangunan

Bagi seorang wanita, suami adalah tonggak hidupnya. Namun, apa jadinya bila penopang jiwa ternyata mendua? Rasa getir ini dialami oleh Amel, 32, karyawati, warga Blimbing Kota Malang yang menggugat cerai suaminya, Ronald, 37, kuli bangunan. Amel sebagai penggugat, tidak terima dimadu oleh Ronald.

Diam-diam, Ronald ternyata memiliki seorang istri muda yang dinikahi secara siri. Tak terima, keduanya bertengkar hebat dan akhirnya pisah ranjang sebelum Amel mengajukan gugatan cerai. Kendati berpisah, cerita awal Amel dan Ronald, sebelumnya tidak sepahit dan setragis ini. Mereka bertemu dan menikah pada tahun 2008.

Dengan harapan mencari kehidupan bahagia berumah tangga, seorang anak akhirnya lahir. Selama kurang lebih 7 tahun, Ronald hidup bersama Amel dalam Pondok Mertua Indah. Setelah anak pertama, Ronald dan Amel diberi satu anak lagi. Walaupun ada pertengkaran kecil, pernikahan mereka tetap bertahan.

Hanya saja, badai terbesar dalam kehidupan pernikahan Amel akhirnya muncul pada tahun 2015. Ronald, mulai terlihat keras kepala. Dia juga tak menghormati mertuanya. Selain itu, nafkah yang biasanya lancar, kini mulai berkurang. Ronald jarang memberikan uang belanja kepada Amel.

Setelah beberapa tahun menikah, perubahan sikap ini membuat Amel curiga. Akhirnya, Amel memergoki Ronald telah menikah lagi. Bahkan, Ronald pun mengakui telah menikahi wanita lain secara siri. Selama satu bulan, pertengkaran adalah makanan harian bagi keduanya. Desember 2015, Ronald minggat dari rumah mertuanya.

Dia berpisah dari Amel, dan disinyalir tinggal bersama istri sirinya. Selama tiga tahun, Amel dibiarkan terkatung-katung. Karena itulah, tahun 2018, Amel memberanikan diri mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Malang. Walaupun Amel miskin, PA Malang tetap memproses gugatan cerai dengan sidang.

“Mengabulkan gugatan

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA