Indonesia Kalah dari Malaysia, Indra Sjafri: Ini Kehendak Tuhan

  • 12-07-2018 / 23:45 WIB - Editor: Bagus ary
  • Uploader:slatem
Indonesia Kalah dari Malaysia, Indra Sjafri: Ini Kehendak Tuhan TENANGKAN PEMAIN: Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri menenangkan pemainnya usai adu penalti, kemarin.(Dipta wahyu/JP)

MALANG – Timnas Indonesia U-19 harus memupus ambisinya untuk bisa menjuarai Piala AFF U-19 yang berlangsung di kandang sendiri. Egy Maulana Vikri dkk secara menyakitkan harus kalah dari Malaysia U-19 setelah adu tos-tosan, dalam pertandingan di Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (12/7) malam kemarin. Adu penalti terjadi, setelah skor bertahan 1-1 selama 90 menit.

Bisa dibilang menyakitkan, karena Indonesia jauh lebih unggul dalam hal penguasaan bola dan serangan. Bahkan, Indonesia unggul cepat di menit 2 pasca eksekusi penalty Egy tidak bisa dibendung penjaga gawang Malaysia. Penalti diberikan karena pelanggaran dari bek tim yang menjadi juara grup saat babak penyisihan tersebut.

Namun, Muhammad Syaiful Kapten tim Harimau Malaya mampu memanfaatkan umpan pojok di menit 15. Tandukan pemain tersebut tidak bisa digagalkan penjaga gawang Indonesia, M. Riyandi. Skor tidak berubah sampai peluit ditiup di babak pertama.

Di babak kedua, Indonesia terus melancarkan serangan ke pertahanan lawan. Hanya saja, sampai peluit panjang dibunyikan dan tanpa ekstra time, kedudukan sama kuat 1-1 masih bertahan, sehingga laga mesti diakhiri dengan adu penalti.

Indonesia menunjuk M. Lutfi Kamal, Todd Rivaldo Ferre, Witan Sulaiman, Firza Andika dan Hanis Saghara. Tiga penendang terakhir Tim Merah Putih gagal mengeksekusi dengan sempurna. Tendangan Witan dan Hanis digagalkan penjaga gawang Muhammad Azri. Sementara, tendangan Firza melambung tinggi di atas mistar gawang.

Timnas Indonesia U-19 akhirnya harus menyerah dengan skor 2-4 dalam adu penalty yang sempat diiringi insiden mati lampu ketika Lutfhi Kamal hendak melakukan eksekusi penalti. Sontak, pemain Malaysia bersorak dengan kemenangan atas tuan rumah, sebaliknya para pemain Indonesia sesenggukan, terutama mereka yang gagal mengeksekusi penalti. Wajah 22 ribu lebih pendukung timnas, juga tak kalah sedih. Banyak mata terlihat nanar, menghadapi kenyataan Indonesia gagal di kendang sendiri.

Padahal, seandainya saja mampu mengalahkan Indonesia, jalan anak asuh Indra Sjafri itu diprediksi lebih mudah karena lawan di final adalah Myanmar. Karena kalah, Indonesia akan berebut juara peringkat 3 melawan Thailand, yang mengalahkan Indodnesia di babak penyisihan grup.

Usai laga, Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri mengatakan tetap berterima kasih pada pemainnya, yang berjuang habis-habisan untuk menang. Hanya saja, Indonesia lengah mengantisipasi kelihaian Malaysia dalam set piece.

“Dalam latihan kami sudah mengawasi apa saja keunggulan Malaysia. Pemain sudah diwanti-wanti pada set piece

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA