Tangkapi Balap Liar

  • 18-07-2018 / 23:16 WIB - Editor: JonS
  • Uploader:irawan
  • dibaca:308
Tangkapi Balap Liar BARANG BUKTI: Dua mobil yang ditahan karena tertangkap basah melakukan balap liar di kawasan Jalan Soekarno-Hatta.

MALANG-Belakangan ini, sering terjadi lagi balap liar yang dilakukan anak muda. Aksi tersebut seringkali dilakukan pengendara roda empat ada di beberapa titik tertentu di kawasan wilayah hukum Kota Malang. 

Kanit Turjawali Satlantas Polres Ma­lang Kota, Ipda Luhur Santoso mengungkapkan,  pihaknya setiap malam minggu melaksanakan giat patroli di beberapa titik. 

“Seperti di kawasan Jalan Ijen, Jalan Soe­karno-Hatta dan Jalan A Yani yang sering dipakai adik-adik mahasiswa untuk balap liar, khususnya roda em­pat,” terangnya kepada Malang Post. 
Belakangan, Luhur menyebutkan, jika tidak dilakukan patroli, jumlah balap liar cenderung meningkat. 
“Apalagi, di pinggir jalan di kawasan Jalan Soekarno-Hatta yang sedang parkir dan menggunakan knalpot brong,” kata dia.
Menurutnya, yang sering melakukan balap liar adalah para pemilik mobil yang menggunakan knalpot brong. Tak jarang, pihaknya juga memberikan sanksi kepada mobil yang memiliki knalpot tidak standart. 

“Kami akan lakukan peringatan. Kalau memang terbukti mengikuti balap liar maka kami akan tahan dulu mobilnya selama kurang lebih satu bulan,” tegas Luhur.

Luhur mengungkapkan, selama dua pekan ini, pihaknya sudah berhasil men­dapatkan tiga unit mobil yang melakukan balap liar di kawasan Jalan Soekarno-Hatta. Seperti minggu lalu, sekitar pukul 02.00, ia melihat dua buah mobil yang melintas di jalan dengan kecepatan tinggi. “Awalnya saya biarkan saja. Ketika sudah ber­henti, baru kami tindak. Sampai saat ini, kedua mobil tersebut masih kami amankan di Mako Polres Malang Kota,” papar dia.

Ke depan, pihaknya akan bergabung dengan tim Intelkam dan juga Reserse untuk melakukan razia. Nantinya, pihaknya akan menggunakan pakaian preman. “Kalau menggunakan baju dan kendaraan dinas pasti pada kabur semua nanti,” tandas dia.

Luhur menambahkan, sejauh ini, melalui unit Dikyasa, pihaknya juga sudah memberikan sosilaisasi kepada para mahasiswa dan anak sekolah soal balap liar. (tea/jon)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA