Ajak PKK Tertib Administrasi Kependudukan

  • 19-07-2018 / 14:46 WIB - Editor: Muhaimin
  • Uploader:dinda
  • dibaca:225
Ajak PKK Tertib Administrasi Kependudukan SOSIALISASI: Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang Dra. Eny Hari Sutiarny, MM menyampaikan laporan dalam Sosialisasi Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Hotel Atria Malang, kemarin.

MALANG- Peran perempuan dalam percepatan pembangunan daerah sangat besar, termasuk dalam ketertiban administrasi kependudukan. Melalui Tim Penggerak PKK di Kota Malang menjadi garda terdepan dilingkung paling terkecil, yakni keluarga. Kegiatan PKK yang langsung menyentuh masyarakat menjadi corong untuk percepatan pembangunan daerah.

 “Maaf, ibu-ibu ini kan biasanya cerewet. Tapi cerewetnya ini bisa jadi manfaat bagi pembangunan daerah salah satunya dapat menggerakan anggota keluarga sendiri untuk tertib administrasi kependudukan,” kata Plt Wali Kota Malang Drs H Sutiaji dihadapan ratusan ibu-ibu PKK se Kota Malang dalam Sosialisasi Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Hotel Atria Malang, kemarin.

Dengan jumlah kelompok PKK yang ada mulai dari lingkup RT, berbagai informasi terkait pelayanan masyarakat dapat tersampaikan dengan baik.

“Perlu diketahui, saat ini Dispenduk Capil telah memberikan berbagai kemudahan layanan, yang tidak hanya dilakukan secara gratis. Nanti cetak e KTP bisa di kelurahan. Ada pula tim reaksi cepat  untuk melakukan jemput dan antar bola secara door to door, bagi penduduk yang tidak mampu melaporkan sendiri peristiwa kependudukannya," bebernya didampingi istri.

Menurutnya,  ketertiban administrasi kependudukan membutuhkan banyak kesadaran masyarakat. Tidak hanya mengandalkan pemerintah. Untuk itu diharapkan kelompok PKK juga mau aktif menyebarkan informasi bermanfaat soal tertib kependudukan agar warga juga terhindar dari praktik calo dan sebagainya yang merugikan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang Dra. Eny Hari Sutiarny, MM menambahkan, meski petugas kependudukan sudah melakukan jemput bola, tetap saja usaha kurang maksimal jika masyarakat acuh.

“Pernah kita mendatangi Kelurahan Cemorokandang dan Wonokoyo.  Didata kami ada sekitar 1.100 warga belum perekaman. Kami beri ruang untuk kegiatan perekaman di sana, hanya saja yang datang hanya 19 orang saja,” tutur Eny.

Inilah mengapa, Dispendukcapil merasa sangat membutuhkan peran masyarakat seperti kelompok PKK. Yang notabene memiliki kedekatan sendiri di kalangan masyarakat sampai lingkup terkecil. Dimana sebaran informasi soal kependudukan dapat tersampaikan dengan baik. (ica/aim)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA