ID Card Baru

  • 20-07-2018 / 00:47 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
ID Card Baru ID card baru seperti ini yang diinginkan Pak Edi.

Usia. Siapa yang punya? Ya, miliklah Dia, Sang Pencipta. Tak ada yang tahu. Kita akan hidup hingga usia berapa? Ada yang baru lahir. Langsung dipanggil kembali. Masih remaja, atau ada yang hingga tua. Sampai sekarang, belum ada yang bisa memastikan, kita akan hidup seberapa lama. Dan akan mengetahuinya, justru saat kita sudah tak ada. 


Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Kamis (19/7) malam ini, keluarga besar Malang Post baru saja mengetahui, H. Edi Iswanto tutup usia. Wakil Direktur yang akrab kami panggil Pak Edi, berpulang pada Sang Pencipta pada usia 57 tahun. Waktu yang tidak singkat. Banyak cerita bersama Almarhum sebagai rekan kerja, sekaligus sahabat dan keluarga.


Diantara sekian banyak karyawan Malang Post, Pak Edi adalah penghobi traveling, alias jalan-jalan. Begitu Pak Dirut menyampaikan ‘undangan’ jalan-jalan, hampir dipastikan terlaksana jika Pak Edi bilang oke. Tanda menyanggupi untuk ikut jalan. Terlepas kesibukannya menjaga omset iklan tetap oke, jalan-jalan juga jadi agenda rutin yang oke. 
Tak lengkap rasanya perjalanan tanpa sosok Pak Edi. Meski di beberapa agenda terakhir, almarhum terpaksa absen. Atau mungkin lebih tepatnya dipaksa absen. Ya, tuntutan perusahaan mengharuskannya untuk ‘menjaga lilin’ . Dilarang keluar jalan-jalan. Meski kadang kita memahami, Pak Edi sebenarnya ingin ikut jalan-jalan. 


Kemana? Jangan dibayangkan, jalan-jalannya ke luar negeri habiskan uang banyak. Kegiatan rutin kami ini, sebenarnya sekedar untuk refreshing sejenak. Ya, hanya keluar kantor, menuju salah satu warung lalapan di Malang Selatan, lalu kembali ke kantor. Itu saja. Atau ke jalur lintas selatan, menikmati ikan bakar, lalu kembali ke kantor.


Seringnya, agenda dan tujuan keluar satu mobil dengan Pak Dirut ini tak terduga. Namun itulah serunya. Bahkan, pernah suatu saat, kami berangkat ke Bali. Datang mendukung tim Arema yang berlaga di Bali.  Perjalanan darat. Dan banyak lagi keseruan bersama Pak Edi. Bahkan paling fenomenal dari kisah Pak Dirut, pada awal-awal Malang Post.


Tiba-tiba, Pak Edi diajak berangkat umrah. Tanpa pikir panjang, tanpa persiapan khusus, Pak Edi berangkat bersama Pak Dirut, umrah untuk pertama kalinya. Beberapa tahun silam. Cerita itu bakal tersimpan. Bersama sejuta kisah lainnya di Malang Post.  Bahkan kami masih akan merasakan semangatnya, setiap ada agenda jalan-jalan lagi.


Dan, ini satu kisah penutup

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA