Si Perceiver, Mengalir Seperti Air

  • 22-07-2018 / 16:20 WIB - Editor: rosida
  • Uploader:irawan
Si Perceiver, Mengalir Seperti Air MOdel: Ahmad Faris Naufal Rizqi (SMAN 6 Malang)

Dalam berorganisasi, karakter setiap individu sangat berbeda-beda. Ada yang introvert, ekstrovert, judger atau perceiver.

Ekstrovert, si ramah senyum dan selalu melempar lelucon kalau sedang berkumpul. Sifat yang satu ini bisa disebut orangnya terbuka, kemudian ada introvert, bisa disebut si pendiam, orang yang satu ini biasanya lebih tertutup dan dia lebih suka mendengar daripada berbicara,jadi dia hanya berbicara seperlunya saja. Kemudian ada judgers, dia adalah orang yang selalu memikirkan dan mengambil keputusan untuk kedepannya sebelum dia bergerak, jadi dia terlalu kaku untuk menerima hal baru yang diluar rencananya, berbeda dengan preceivers yang lebih fleksibel dan mudah menerima hal baru dan memang dia menyukai hal yang spontanitas, wajar kalau mereka tidak terorganisir namun mereka juga mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru dan masih banyak lagi sifat-sifat atau karakteristik seorang organisatoris atau aktivis.

Namun apakah sifat perceivers sangat buruk dan menjadi beban pada suatu organisasi? Jawabannya tidak. Meskipun rencana yang sudah dibuat hanyalah sebagai pengingat saja, nyatanya keuntungan menjadi seorang Perceivers adalah dia selalu terbuka dan senang memastikan pilihan-pilihan yang baru untuk ditetapkan, seperti halnya Rizky Adha Dharmawan dari Universitas Muhammadyah Malang.

"Di saat aku menjabat jadi wakil ketua OSIS 2 di SMA, aku sering memikirkan berbagai rencana untuk sebuah event, namun aku juga masih siap menerima saran-saran yang masuk tanpa merubah keseluruhan rencana yang aku buat, hal itu sangat berguna, alhasil muncul ide-ide baru yang lebih bagus,” ujar Rizky.

Nggak hanya dalam berorganisasi, namun hal positif dari sifat Perceivers untuk kehidupan sehari-hari nggak hanya sekadar dalam menyusun rencana yang akan kita buat, tapi juga saat kita bergaul dengan teman baru.

"Mungkin karena kebiasaan dari SMA, aku selalu menjadi pribadi yang fleksibel dan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, alhasil aku dapat enjoy di organisasi baruku saat duduk di bangku kuliah ini, " Kata Rizky.

Tidak berbeda jauh dengan Arwani Wardono dari SMA Islam Malang yang kini sedang aktif di banyak organisasi di sekolahnya

"Aku mengikuti banyak organisasi di sekolah, jadi nggak bisa kalau aku memasang karakter yang kaku dan terlalu idealis, meski beridealis itu perlu, " kata siswa yang akrab disapa Wawan ini

Meski organisasi yang dia ikuti sangat banyak, namun Wawan sangat mudah untuk bergaul dan berkomunikasi dengan rekan

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA