Supir Batu - Songgoriti Protes ke Dishub

  • 27-07-2018 / 11:00 WIB - Editor: Abdul halim
  • Uploader:dinda
Supir Batu - Songgoriti Protes ke Dishub TERTUTUP: Akses Jalan Kartini yang tertutup karena digunakan sebagai relokasi PKL Alun-Alun Kota Batu diprotes oleh puluhan supir angkot kode B Jurusan Batu-Songgoriti (BS) yang merasa jalurnya ditutup, kemarin (26/7).(FOTO : IPUNG PURWANTO/MALANG POST)

BATU - Usai penataan 264 pedagang kaki lima (PKL) Alun-alun Kota Batu untuk menempati lokasi baru di Jalan Sudiro sebelah Timur GOR Ganesha dan Jalan Kartini hingga kantor Pegadaian rampung tertata, kini giliran 64 supir angkot kode B jurusan Batu-Songgoriti (BS) mendatangi Dishub Kota Batu. Mereka memprotes karena merasa akses jalan yang setiap harinya dilewati, yakni Jalan Kartini tertutup oleh relokasi PKL, kemarin (26/7).

Puluhan supir angkutan umum tersebut melakukan protes dengan memarkir kendaraan sejak sore pukul 14.00 hingga pukul 18.00 di sepanjang Jalan Gajah Mada. Sehingga membuat akses Jalan Sudiro dari Jalan Gajah mada tertutup.

Ketua Paguyuban Angkot BS Bendu mengatakan, apa yang dilakukan anggotanya merupakan bentuk protes karena akses jalan angkot kode B jurusan Batu-Songgoriti (BS) ditutup sebagai tempat relokasi PKL. "Kami tidak tahu dan tidak diajak koordinasi sebelumnya dengan Dishub jika Jalan Kartini digunakan untuk relokasi PKL. Tahu-tahunya jalan ditutup," ujar Bendu kepada Malang Post usai melakukan koordinasi dengan Dishub di Alun-alun Kota Batu, kemarin (26/7).

Ia menjelaskan, seharusnya setiap ada sesuatu yang berhubungan dengan berbagai elemen, seperti akses jalan harusnya melibatkan semua pihak terkait. Sehingga tidak terjadi permasalahan karena ditutupnya akses jalur angkot kode B Jurusan BS ini. "Harapan kami agar diberi jalan yang cukup bagi angkot yang melewati Jalan Kartini. Selain itu, PKL juga tetap bisa berjualan. Karena kami tidak mau penumpang yang biasanya berhenti dan naik melalui Jalan Kartini nggrundel (menggerutu, red)," bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu Susetya Herawan mengatakan, pihaknya telah berunding bersama perwakilan supir angkot BS dan perwakilan PKL yang direlokasi ke Jalan Kartini. "Saat ini, kami sedang menata paguyuban dari PKL untuk menempati Jalan Kartini. Sedang untuk jalur angkot juga akan diberi akses," ujar Herawan usai menemui perwakilan PKL dan supir angkut kemarin.

Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya bersama Diskoperindag sedang menata paguyuban agar bisa tertib dalam berjualan. Setelah tertata rapi, baru akses jalur angkutan diselesaikan. "Jadi semua akan kami selesaikan satu per satu. Setelah PKL di Jalan Kartini rapi tertata dan mendapat tempat, baru akses jalan akan kita beri untuk angkutan," bebernya.

Ia menguraikan, untuk angkot berwarna hijau atau jalur BS terbagi menjadi dua. Salah satunya dengan kode B yang jalurnya dari

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA