Raker III Advokat KAI Jatim di Batu: Dengan e-Court Tak Ada Advokat Palsu

  • 28-07-2018 / 06:39 WIB - Editor: buari
  • Uploader:angga
Raker III Advokat KAI Jatim di Batu: Dengan e-Court Tak Ada Advokat Palsu Ketua DPD KAI Jatim Abdul Malik (batik) dan Presiden KAI Siti Jamalia Lubis (baju merah) bersama sebagian peserta raker. (Foto bawah) Penasihat DPD KAI Jatim Imawan Mashuri (kiri) di sela raker berlangsung.

MALANG -  Aplikasi elektronik court atau e-Court yang baru saja diluncurkan Mahkamah Agung RI sangat membantu masyarakat. Mereka dapat memperoleh layanan pengadilan yang mudah dan efesien, dalam proses administrasi berperkara di pengadilan. 

Presiden KAI (Kongres Advokat Indonesia) Siti Jamalia Lubis menyatakan, organisasinya mendukung penuh keinginan Mahkamah Agung menata dunia hukum melalui e-Court. "Dengan e-Court, tidak akan ada lagi advokat palsu," ujarnya di sela Raker III KAI Jatim, di Villa Celebritis Panderman Hill, Batu, tadi malam. 

Dalam raker yang diikuti 33 DPC dari 38 DPC se Jatim itu, Mia --panggilan akrab presiden KIA itu-- menegaskan, bahwa para advokat sendiri sesungguhnya menginginkan ketertiban dan kewibawaan advokat. Karena dimulai dari tertibnya advokat akan berkontribusi terhadap wibawanya keadilan di negara hukum ini.

Mia melanjutkan, dengan e-Court, regristrasi, sumpah dan apapun yang terkait beracara, termasuk perkara,  tidak akan bisa dipalsukan dan sangat terbuka, sehingga dapat dikontrol langsung oleh masyarakat luas. Untuk itu, advokat harus punya akun.

"Selain itu, ada banyak birokrasi terpangkas dengan aplikasi e-Court. Di antaranya waktu, biaya dan tenaga," ujarnya.  Melalui e-Court, masyarakat bisa melakukan pendaftaran perkara di pengaeilan secara online (e-Filing), membayar panjar biaya perkarq (e-Payment) hingga pemanggilan pihak berperkara secara online (e-Summons). 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD KAI Jatim Abdul Malik menambahkan, pada raker III ini, organisasinya menata terus profesionalisme keadvokatan yang bertumpu pada rasa keadilan masyarakat. Beberapa putusan raker juga akan diusulkan ke pusat untuk ikut menguatkan rekomendasi perubahan UU advokat yang masih RUU, dan mendorong untuk segera jadi UU.

Raker yang akan ditutup Sabtu pagi ini memutuskan untuk mengusulkan Mia kembali menjadi presiden KAI pada kongres yang akan dilakukan tahun 2019, dan rencananya akan diselenggarakan di Malang atau Batu. "Usulan untuk periode 2019 - 2024," tambah Malik.(*/han)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA