Sambut HUT ke-15 SMKN 6, Siswa Diwajibkan Bawa Sampah

  • 03-08-2018 / 11:53 WIB - Editor: Mahmudi
  • Uploader:dinda
Sambut HUT ke-15 SMKN 6, Siswa Diwajibkan Bawa Sampah BAWA SAMPAH: Siswa Kelas X SMKN 6 Malang membawa sampah dan didata berdasarkan jenisnya oleh panitia. (IST)

MALANG– Menyongsong HUT ke-15 tahun SMKN 6 Malang, sekolah mewajibkan siswa kelas X membawa sampah ke sekolah. Sampah yang terkumpul akan dijual dan hasil penjualan tersebut akan digunakan menyemarakkan rangkaian kegiatan yang rencananya akan digelar selama tiga hari pada Kamis hingga Sabtu (16-18/8) mendatang.

Waka Kesiswaan SMKN 6 Malang, Catur Kurniaji, M.Pd, mengungkapkan, himbauan kepada siswa kelas X untuk membawa sampah ini terus digalakkan, bahkan sebelum diwajibkan para peserta didik terlebih dahulu menerima sosialisasi mengenai pemanfaatan sampah di lingkungan sekolah.

“Kami terus sampaikan bahwa kalau ingin acara HUT ke-15 SMKN 6 Malang semakin semarak dan ramai maka bawa sampah sebanyak mungkin, karena dana dari penjualan sampah tersebut akan digunakan untuk puncak kegiatan yakni acara pentas seni,” ungkap catur, sapaan akrabnya.

Pengumpulan sampah dari kelas X ini akan berlangsung selama tiga hari dimulai pada Kamis (2/8) kemarin. Namun dari 864 siswa, di hari pertama baru sekitar 10 persen yang mengumpulkan.

Berdasarkan evaluasi dari sekolah, peserta didik baru ini masih tergolong malu-malu untuk membawa sampah ke sekolah. SMKN 6 Malang tidak membatasi jenis sampah apa yang diperbolehkan di bawa mulai dari kertas, botol, dan barang bekas lainnya. Tidak hanya sekadar membawa sampah, namun sekolah juga ingin menyampaikan nilai bahwa sampah yang notabennya dianggap tidak berharga sesungguhnya memiliki nilai yang bermanfaat. Tidak hanya untuk kegiatan HUT saja melainkan kedepan bisa sebagai tabungan para siswa dan bisa dimanfaatkan untuk biaya pendidikan.

“Jadi seusai kegiatan HUT ini para siswa baru juga akan dihimbau untuk membawa sampah setiap harinya, karena dari sampah yang dikumpulkan hasil penjualannya akan masuk ke tabungan mereka masing-masing,” terangnya.

Gagasan membawa sampah untuk menyemarakkan HUT ke-15 SMKN 6 Malang juga disambut baik oleh kepala sekolah. Dari memanfaatkan barang bekas inilah siswa tidak akan lagi menambah beban orang tua atau meminta uang iuran.

Plt Kepala SMKN 6 Malang, Drs. Sidik Priyono, menambahkan, diwajibkannya siswa membawa sampah dari rumah ini juga untuk melatih jiwa entrepreneur dan menambah kreativitas siswa. Disisi lain, mendorong siswa bergerak dan bekerja sama mengumpulkan barang bekas sebanyak mungkin untuk memeriahkan kegiatan HUT ke-15 SMKN 6 Malang.

“Diusianya SMKN 6 Malang yang mau menginjak usia 15 tahun semoga sekolah ini semakin berkembang baik dan maju. Rencana kedepan semua

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA