Negara-negara yang Larang Penggunaan Cadar

  • 05-08-2018 / 14:37 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
  • dibaca:48
Negara-negara yang Larang Penggunaan Cadar Cadar dilarang digunakan di sejumlah negara (Haaretz)

AUSTRALIA- Seorang politisi Australia membuat gempar karena mengenakan burka atau cadar di parlemen. Pauline Hanson dikecam karena melakukan aksi yang dinilai mengerikan karena mengenakan cadar yang ditentang di Australia.

Politisi pemimpin partai One Nation Party yang dikenal kontroversial, Pauline Hanson mendapat banyak cibiran saat menghadiri ruang Senat dengan pakaian serba hitam yang menutup seluruh bagian tubuh kecuali mataanya. Banyak yang dibuat terkejut atas aksinya tersebut.

Saat itu burka atau sejenis cadar memang masih dilarang di Australia. Hanson merupakan sosok terkenal selama tahun 90-an setelah mengklaim bahwa Australia berisiko dibanjiri oleh para migran Asia.

Hanson mengatakan, ia telah mempertimbangkan untuk menggunakan burka ke luar rumah selama berbulan-bulan dan rasanya tidak nyaman. "Saya merasa terputus dari dunia," katanya seperti dilansir The Telegraph beberapa waktu lalu.

Koalisi dan oposisi menolak seruan untuk melarang burka. Namun beberapa negara telah memperkenalkan undang-undang kontroversial, Swiss bahkan mulai memberlakukan larangan mengenakan burka pada Juli 2016.

Perempuan yang mengenakan burka atau cadar di Swiss akan dikenakan denda hampir sebesar 10 ribu Euro. Terkait penggunaan cadar, di Inggris lewat Partai United Kingdom Independence Party (UKIP) juga menginginkan larangan penggunaan cadar.

Selain Australia, penggunaan burka atau cadar juga dilarang di beberapa negara beserta dendanya. Perancis, Belgia, Belanda, Italia, Spanyol, Chad, Kamerun, Nigeria, Kongo, Turki, dan Switzerland.(trz/JPC/bua)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA