Perkuat Kebersamaan SD Katolik Se Malang Raya

  • 06-08-2018 / 15:14 WIB - Editor: rosida
  • Uploader:dinda
  • dibaca:44
Perkuat Kebersamaan SD Katolik Se Malang Raya HATI-HATI : Barung dari SDK Santa Maria 3 saat unjuk kebolehan dalam games Air Bergoyang. Permainan ini melatih peserta ajag siaga untuk selalu kompak // FOTO : IMAM/MALANG POST

MALANG - Kegiatan Ajag Siaga III SD Katolik se Malang Raya berlangsung sukses. Sabtu (4/8), ratusan siswa dari 15 SD Katolik berkumpul di SMPK Santa Maria 2 dan SDK Santa Maria 2 Jalan Panderman. Selama sehari para peserta pramuka Ajag Siaga, bergembira dengan aneka kegiatan yang menjalin keakraban tersebut.

Ajag siaga merupakan program tahunan Tim Kerja Kepramukaan (TKK) dari Majelis Pendidikan Katolik (MPK) Keuskupan Malang. Program ini menjadi wadah anjangsana antar SD Katolik yang ada di Malang Raya. Hal inilah yang diungkapkan Lidwina Utari, S.Pd selaku Ketua TKK saat ditemui Malang Post di sela acara. "Kegiatan ini menjadi ajang untuk saling kenal satu sama lain. Sehingga siswa dari masing-masing sekolah merasa memiliki saudara," ucapnya.

Selain itu, kata Wina, bertemuanya SD Katolik se Malang Raya, dapat menjadi tempat untuk sharing para guru dan saling mempelajari antar satu dengan yang lain. "Termasuk melatih kami untuk belajar bertanggungjawab terhadap acara bersama di keuskupan Malang," ujar guru SMPK Kolese Santo Yusup 2 ini.

Ia mengatakan, penyelenggara kegiatan ajag siaga setiap tahunnya dibuat bergantian untuk masing-masing yayasan. Jika sebelumnya digelar oleh Yayasan Kolese Santo Yusup dan Mardi Wiyata, maka tahun ini dipercayakan pada Perkumpulan Dharma Putri (PDP).

Untuk itu, Sr. Veronique Marie, SPM selaku kordinator sekolah di bawah naungan PDP wilayah Kota Malang menyampaikan apresiasinya kepada tim pelaksana atas suksesnya kegiatan ajag siaga tahun ini. "Ini salah satu wujud nyata dari kerjasama kami dari sekolah-sekolah Perkumpulan Dharma Putri," ungkapnya.

Kepala SDK Santa Maria 2 ini berharap ajag siaga menjadi momentum yang bagus untuk menanamkan nilai karakter pada siswa. "Kami menilai anak-anak bisa tampil percaya diri dengan bakat dan kreatifitasnya. Semoga mereka mendapatkan bekal yang bagus melalui kegiatan ini, terutama pengalaman berharga untuk masa yang akan datang," harapnya.

Ketua panitia, Trianto Thomas, S.Pd menjelaskan pelaksanaan ajag siaga dibagi tiga kelompok. Yaitu workshop, bazar dan group games. "Workshop menitik beratkan pada implikasi sehari-hari. Terbagi empat macam keterampilan pramuka yang dikemas menarik," terangnya.

Adapun group game terdiri dari dari beberapa permaianan. Antara lain lidah berkelit, air bergoyang, menara gelas, bola mengalir, colour beads dan kapas terbang. "Semua agenda ini dilaksanakan tidak lain agar satu sama lain saling mengenal," ucapnya.

Waha Humas SMPK Santa Maria 2

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA