Asian Games 2018 Dibayangi Ancaman Kebakaran Hutan

  • 07-08-2018 / 11:17 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Asian Games 2018 Dibayangi Ancaman Kebakaran Hutan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua Paniti Penyelenggara Asian Games, Erick Thohir ketika rapat persiapan Asian Games 2018 di Jakarta belum lama ini. Tampak Menpora Imam Nahrawi (Dok.jpc)

JAWA BARAT- Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Kehutanan melakukan sejumlah antisipasi terjadinya kebakaran hutan saat musim kemarau. Terlebih tak lama lagi digelar Asian Games 2018.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, pihaknya sudah melakukan antisipasi dan bersikap waspada. Pasalnya kebakaran hutan di saat musim kemarau bisa saja terjadi di Jabar.

"Sekaligus antisipasi Asian Games, jangan sampai ada kebakaran hutan yang pada akhirnya mengganggu pertandingan akibat adanya asap,” kata Iwa kepada RMOL Jabar (JPG), Selasa (7/8).

Menurutnya Dinas Kehutanan Jabar sudah mengeluarkan surat edaran. Ditujukan pada seluruh pengelola dan pemangku kawasan kehutanan di Jabar.

Surat dikirim ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jabar, pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, dan Kepala Perum Perhutani Divisi Regional Jabar Banten.

"Selain juga ke seluruh Dinas Kehutanan yang ada di kabupaten,” paparnya.

Iwa menuturkan seluruh pemangku kawasan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh elemen pengaman hutan dan lahan, yang terkait dengan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

"Bentuknya dengan melaksanakan pelatihan, simulasi serta apel siaga pengendalian kebakaran hutan,” tuturnya.

"Kami juga minta aktif untuk memantau hotspot melalui website Sipongi dan cuaca harian. Serta informasi sistem peringkat bahaya kebakaran bekerjasama dengan BMKG,” lanjutnya.

Iwa sendiri berharap dengan kewaspadaan tinggi, meski saat ini tengah kemarau, kasus kebakaran hutan dan lahan di Jabar tidak terjadi. "Kami juga minta masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mewaspadai kondisi ini,” pungkasnya.(mam/jpg/JPC/bua)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA