Alokasikan Rp 10 M Demi Air Bersih

  • 09-08-2018 / 10:44 WIB - Editor: Mahmudi
  • Uploader:dinda
Alokasikan Rp 10 M Demi Air Bersih TERSAMBUNG AIR BERSIH : Kepala DPKPCK Dr Ir Wahyu Hidayat MM mengecek sambungan air bersih yang dibangun di Desa Lebakharjo. (FOTO: BINAR GUMILANG / MALANG POST)

KEPANJEN – Perluasan cakupan air bersih terus diupayakan oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang. Anggaran sebesar Rp 10 M telah disediakan untuk membangun keperluan air bersih. Terkahir, dinas ini membangun saluran distribusi air bersih di Desa Lebakharjo, Ampelgading, kemarin.

Kepala DPKPCK Kabupaten Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM mengatakan, sebelumnya sudah ada fasilitas air bersih di tempat tersebut. “Wilayah menjadi sasaran adalah Dusun Sukomajo B. Kapasitasnya kami tingkatkan untuk mengcover lebih banyak lagi rumah-rumah milik warga yang teraliri air bersih,” ujarnya kepada Malang Post, kemarin.

Dia menjelaskan, sebelumnya di tempat tersebut telah tersedia pipa berukuran 3 dim untuk distribusi air bersih. Ukuran pipa itu diganti menjadi 4 dim supaya mampu lebih banyak lagi menampung debit air bersih. Sehingga, masyarakat di tempat tersebut bisa merasakan layanan air bersih untuk keperluan maupun aktivitas sehari-hari.

“Sebelumnya masyarakat di sini sudah bisa memanfaatkan air bersih, tapi dengan debit yang terbatas. Setelah kami lakukan peningkatan distribusi, lebih banyak masyarakat yang dapat menikmati air bersih,” paparnya.

Mantan Camat Tajinan ini melanjutkan, bukan tanpa alasan distribusi air di wilayah tersebut ditingkatkan. Lantaran dalam waktu dekat ini Desa Lebakharjo menjadi tuan rumah even akbar Karang Pamitran Nasional (KPN) 2018 yang rencananya dibuka Presiden Ir H Joko Widodo. “Maka dari itu, kebutuhan air bersih memang sangat mendesak di tempat tersebut. Guna mempermudah aktivitas ribuan peserta KPN 2018,” imbuhnya.

Menurutnya, untuk penyediaan air bersih tidak hanya dilakukan sekali ini di tempat itu. Melainkan sudah dilakukan berulang kali oleh DPKPCK Kabupaten Malang. Termasuk anggaran sebesar Rp 10 M disediakan dalam rangka penyediaan air bersih dan sekaligus mendukung program 0-100-0 dalam rangka program bersih dan sehat.

“Kami membangun saluran distribusinya berupa pipa. Selain itu juga membangun tandon untuk tempat penampungan air bersih,” katanya.

Mantan Dinas SDA Kabupaten Malang ini melanjutkan, setelah fasilitas air bersih tersebut langsung diserahkan kepada masyarakat pengguna. “Selanjutnya, yang mengelola adalah masyarakat. Salah satunya dalam bentuk HIPPAM. Sedangkan cakupan air bersih di Kabupaten Malang sekarnag sudah mencapai 94 persen,” pungkasnya. (big/udi)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA