Puas Formasi Baru

  • 10-08-2018 / 00:11 WIB - Editor: Bagus ary
  • Uploader:hargodd
  • dibaca:134
Puas Formasi Baru Milan Petrovic berhasil membawa Arema menang dengan formasi baru. (ipunk purwanto/malang post)

MALANG-Pelatih Arema FC Milan Petrovic tampaknya bakal mengubah pakem formasi andalannya, 4-4-2 dalam pertandingan melawan Borneo FC, Sabtu (11/8) besok. Rupanya Milan puas dengan skema 4-3-3 kala anak asuhnya melumat Metro FC di laga uji coba. Selain itu, mengacak formasi bisa menjadi ajang mengecoh calon lawan tim Singo Edan.

Pelatih Arema, Milan Petrovic mengaku senang anak asuhnya bisa bermain rancak, kendati tak bermain dengan pakem mereka. Pelatih asal Serbia menyebut bahwa dalam uji coba para pemainnya luar biasa. "Saya puas dengan permainan pemain-pemain saya hari ini," ungkap Milan. 

Ia senang, karena pemainnya bisa beradaptasi dengan perubahan taktik. Bahkan, bila melihat strategi yang digunakan selama latihan, Milan berani menempatkan Arthur Cunha sebagai gelandang.

Arthur tampak dipersiapkan menemani Makan Konate dan Hendro Siswanto, untuk menguasai lini tengah. "Permasalahan di depan, dengan adanya Konate sudah teratasi. Saya ingin memberikan ruang yang besar bagi pemain tengah dan ini sebagai bagian dari refresh para pemain," beber dia kepada Malang Post.

Sementara di depan, Milan tinggal memilih Dedik Setiawan, Rivaldy Bawuo atau Ahmad Nur Hardianto sebagai target man. Sedangkan sebagai winger, kembalinya Dendi Santoso bakal menjadi opsi menyerang dari sayap, digandengkan dengan Jefri Kurniawan, Nasir atau Ridwan Tawainella.

Kendati terlihat mematangkan pakem tersebut, Milan tak mau memastikan mereka akan menerapkan formasi 4-3-3 pada laga kontra Borneo FC.  "Bisa saja kami mulai dengan satu formasi, dan mengubahnya di tengah pertandingan. Saya akan melihat kondisi di lapangan, lawab seperti apa bermainnya," tambahnya.

Milan menyampaikan masih akan menjajal sejumlah formasi lagi dalam satu sesi latihan tersisa, jelang laga kontra Borneo. Ia menegaskan semua peluang masih terbuka.

"Kami mempertimbangkan semua opsi untuk pertandingan itu. Dari kemarin (Rabu, Red) kami analisa bagaimana strategi yang tepat dalam laga Sabtu nanti," pungkas dia.

Sementara itu, formasi 4-3-3 ini sangat identik dengan penyerangannya. Formasi yang kerap dijuluki sebagai formasi bagi tim dengan gaya bermain total football ini, digandrungi oleh Barcelona. Sekitar satu dekade, dengan formasi ini Barcelona menjadi salah satu tim disegani di Benua Eropa.  Selain Barcelona, juga banyak tim lain yang suka menggunakan formasi ini. Seperti Real Madrid dan Chelsea.

Sebelumnya, Milan kerap memilih 4-4-2 ketika dirinya diminta menggantikan Joko Susilo sebagai pelatih utama di Arema. Tim Singo Edan yang terpuruk,

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA