Sukseskan Lomba Mancing Desa Banjarsari

  • 10-08-2018 / 10:08 WIB - Editor: rosida
  • Uploader:dinda
  • dibaca:53
Sukseskan Lomba Mancing Desa Banjarsari KHUSUS ANAK: Seorang anak menjadi peserta lomba mancing di Desa Banjarsari. Ist

NGAJUM- Warga Desa Banjarsari, Ngajum punya agenda tahunan yang unik. Yakni mancing di malam minggu. Lomba ini digelar khusus untuk anak-anak berusia 7-15 tahun. Pada Sabtu, (4/8) lalu, suasana lomba makin meriah. Sebab, hadir mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 93 Universitas Muhammadiyah Malang yang ikut menyemarakkan acara. Mahasiswa binaan Gina Harventy, SE., M.Si., CA. ikut serta dalam meramaikan perlombaan tersebut. Antusiasme warga dapat dilihat dari banyaknya peserta yang mendaftar yaitu sebanyak 90 orang.

 “Malam yang luar biasa, saya tidak menyangka bahwa akan seramai ini. Lomba ini memang dikhususkan untuk anak-anak saja, kami hanya ingin membuat anak-anak senang,” salah satu anggota  karang taruna Abu.

Lomba memancing ini dilangsungkan di gorong-gorong depan Kantor Balai Desa Banjarsari. Acara ini tidak akan mungkin berhasil jika tidak dibantu dengan tim karang taruna setempat dan mahasiswa KKN sendiri.

“Acara ini memang diadakan satu tahun sekali. Hanya untuk meramaikan malam minggu, dan tidak mengganggu anak-anak karena besok hari libur,” imbuh Abu.

Lomba memancing ini pun memiliki dampak positif, yaitu dapat membuat guyub masyarakat agar tidak menjadi desa yang mati.

Syarat mengikuti lomba ini pun terbilang mudah, anak-anak dapat mendaftarkan diri di kantor Balai Desa. Selanjutnya, mereka akan diberikan nomor peserta. Saat menjelang malam dan peserta sudah berkumpul semua, lomba memancing dimulai. Panitia tidak memfasilitasi alat pancing, maka peserta wajib untuk memiliki alat sendiri. Namun, ikan telah disediakan sangat banyak sehingga peserta yang memperoleh berat ikan terbanyak maka dialah juaranya. Ikan yang diberikan adalah  jenis ikan lele yang sangat digemari warga Banjarsari. Setelah lomba usai, peserta dapat membawa pulang ikan dengan gratis. Mengingatkan dampak positifnya maka perlombaan ini pun harus tetap dilestarikan. (sir/oci)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA