Rancang Pikohidro, Dosen ITN Menerangi Pelosok Desa

  • 10-08-2018 / 10:13 WIB - Editor: rosida
  • Uploader:dinda
Rancang Pikohidro, Dosen ITN Menerangi Pelosok Desa SEMANGAT: Dosen ITN Ir. Yusuf Ismail Nakhoda, MT, bersama mahasiswa memasang pikohidro di desa Gelang, Sumberbaru, Jember. ist

MALANG- Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro rancangan dosen ITN Malang berhasil menerangi sebuah kampung di pelosok Jember. Meski baru menerangi dua rumah, kehadiran listrik di kampung tersebut seolah melahirkan harapan baru bagi warga desa Gelang Kecamatan Sumberbaru, Jember.

Kepada Malang Post dosen ITN Ir. Yusuf Ismail Nakhoda, MT, menuturkan, dua kampung di desa Gelang ditemukan tanpa sengaja.

“Informasi saya peroleh dari mahasiswa yang orang tuanya bekerja di PTPN di atas kampung tersebut,” ungkap Yusuf.

Diceritakannya, di kampung Seng dan Genteng, sampai saat ini belum menikmati listrik karena belum terjangkau jaringan PLN. Dari hasil survei, kampung tersebut mempunyai potensi energi terbarukan berupa sungai yang mempunyai debit air kontinyu sepanjang tahun dan dapat dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga skala pikohidro. Pikohidro ini sebenarnya sama dengan mikrohidro. Hanya saja, desainnya lebih kecil.

“Pikrohidro yang kami rancang bentuknya portable, bisa dipindah dengan mudah,” ungkapnya.

Selain itu, alat tersebut dibuat dengan memanfaatkan beberapa barang bekas. Seperti magnet sepeda motor yang dibeli dari pengepul di luar kota. Pemasangan dilakukan selama tiga hari bersama para mahasiswa ITN Malang. Keramahan warga dan antusias mereka menambah semangat tim ini.

Yusuf menjelaskan, dari satu pikohidro, setidaknya bisa dihasilkan daya sampai 200 watt. Setidaknya bisa dimanfaatkan untuk penerangan saja. Selain Yusuf, tim program kemitraan masyarakat (PKM) ini beranggotakan Dr. Irrine Budi Sulistiawati, ST, MT dan Dr. Eng. Aryuanto Soetedjo, ST, MT. (oci/adv)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA