Pilkada 2018 Jadi Evaluasi Pemilu 2019

  • 10-08-2018 / 10:28 WIB - Editor: Muhaimin
  • Uploader:dinda
Pilkada 2018 Jadi Evaluasi Pemilu 2019 EVALUASI: Komisioner KPU Kota Malang menggelar evaluasi pelaksanaan Pilkada Kota Malang 2018 Bersama Media Massa di Rumah Makan Kertanegara.(TIA USMANIAH/MALANG POST)

MALANG – Meski tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada serentak 2018 lalu, tidak mencapai target 75 persen, Komisioner KPU Kota Malang, Ashari Husein menanggap semua proses Pilkada terbilang sukses. Di tengah terjadinya guncangan politik di Kota Malang, tingkat partisipasi pemilih masih mencapai 65 persen.

Menurut Ashari, angka itu lebih tinggi dari proses pemilihan sebelumnya. Hal itu disampaikan dalam acara Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Kota Malang Tahun 2018 Bersama Media Massa di Rumah Makan Kertanegara, Kamis (9/8) kemarin.

"Hasil evaluasinya jauh lebih baik dari yang kita duga. Kita berikan apresiasi pada kawan media yang cukup intens memberikan kabar kepada warga tentang tahapan yang sudah dijalankan KPU, walaupun kadang ada info yang masih bertabrakan," terang Ashari dalam sambutannya.

Proses pelaksanaan Pilkada dan Pilgub 2018 yang terbilang sukses ini, menurutnya akan dijadikan acuan untuk membenahi proses Pilgub dan Pilpres pada tahun mendatang.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, M. Ariful Huda mengatakan, meskipun dalam Pilkada tahun ini Kota Malang mengalami tsunami politik, setidaknya partisipasi pemilih tidak lebih rendah dengan Pilkada tahun 2013. Salah satu pendorongnya, dikatakan Arif, berkat sosialisasi yang telah dilakukan oleh KPU Kota Malang secara masif.

"Terjadi tsunami politik ini sesuatu yang tidak terduga. KPU sudah menetapkan paslon kemudian ada pentapan terduga. Di situ terjadi kegalauan, banyak orang yang meragukan. Awalnya prediksi partisipasi pemilih hanya di bawah 50 persen. Tapi ada hal yang pada akhirnya bisa mendorong," tukasnya.

Dorongan tersebut terwujud dengan adanya kesadaran masyarakat Kota Malang yang tidak mudah terprovokasi terhadap politik. Selain itu, ia juga mengapresiasi sinergi instansi pemerintahan yang saling bahu membahu mensukseskan pilkada agar terselenggara dengan baik dan aman.

Kondisi Pilkada dan Pilgub 2018 yang aman menurutnya juga tak lepas dari TNI/Polri yang telah mendukung proses pelaksanaan. "Harus berterima kasih pada TNI/Polri yang sudah mendukung proses pelaksanaan. Sehingga tahapan pilkada yang tersusun sudah dilakukan secara baik dan periodik," ungkapnya.

Tentunya, hal itu juga tak lepas dari kinerja KPU Kota Malang yang telah bekerja keras hingga larut malam serta menggelar sosialisasu ke beberapa tempat. "Karena sosialisasi merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan penyelenggara untuk memenuhi target partisipasi pemilih," tandasnya. (tia/aim)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA