Bersama DLH, KKN 14 UMM Sosialisasi Pemanfaatan Sampah

  • 10-08-2018 / 10:49 WIB - Editor: marga
  • Uploader:dinda
Bersama DLH, KKN 14 UMM Sosialisasi Pemanfaatan Sampah BANGGA: Warga Desa Pajaran bersama mahasiswa KKN 14 UMM berfoto bersama usai bimbingan pemanfaatan sampah.( KKN 14 UMM FOR MALANG POST )

MALANG- Permasalahan sampah telah menjadi hal yang serius di Desa Pajaran, Poncokusumo  saat ini. Masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai petani masih awam terhadap cara mengelolah sampah yang benar. Bahkan tempat pembuangan sampah masih belum ada.

Banyak sampah yang berhamburan dan menumpuk di sekitar rumah warga. Sayangnya, warga mengatasi sampah tersebut dengan cara dibakar.  “Kesadaran tentang sampah di Desa Pajaran perlu dibina agar masyarakat dapat menjaga kelestarian ” ujar Juaini, perangkat Desa Pajaran.

Melihat permasalahan tersebut KKN kelompok 14 Universitas Muhammadiyah Malang  (UMM) membantu masyarakat Desa Pajaran agar lebih peduli terhadap sampah. Kamis (2/8), KKN 14 UMM, bimbingan Zakarija Achmat, S.Psi., M.Si melakukan sosialisasi pemanfaatan  sampah  yang didukung DLH Kabupaten Malang.

Pemanfaatan sampah di Desa Pajaran, adalah program unggulan dari kegiatan KKN.  Lusiani Ferelia Halim, S.T., M.Ling, Kepala Seksi Pengurangan Sampah DLH Kabupaten Malang hadir untuk menyampaikan materi pengelolaan  sampah.

Berdasarkan data terdapat tiga juta jiwa di kabupaten malang. Dalam satu hari setiap orang menghasilkan ½ kg sampah. Maka sampah yang dihasilkan terdapat 3000 ton per hari. Sedangkan di kabupaten Malang hanya ada empat TPA salah satunya di Poncokusmo.

Pemkab Malang telah mendukung program pengurangan sampah dengan menghimbau masyarakat untuk melakukan 3R ( Reduce, Reuse, dan Recycle) dan juga terdapat beberapa cara menanggulangi permasalahan ini melalui inisiatif dari warga Desa Pajaran.

Caranya dengan membentuk bank sampah dengan memanfaatkan sampah anorganik menjadi kerajinan daur ulang, sedangkan untuk sampah organik dapat dijadikan sebagai pakan ternak dan pupuk tanaman. Diharapkan sosialisasi ini mampu merubah paradigma masyarakat Desa Pajaran untuk lebih peduli terhadap lingkungannya.

Selain melakukan sosialisasi, DLH Kabupaten Malang menyumbangkan 10 tempat sampah dan juga 35 tempat sampah.  “Dengan adanya penyuluhan yang dilakukan oleh adik-adik KKN 14 ini semoga menjadi penggerak untuk masalah penanganan sampah di Desa Pajaran,” ujar Lusiana. (sir/mar)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA