Gandeng Malang Post, Kirim Bantuan dan Relawan

  • 10-08-2018 / 23:39 WIB - Editor: Bagus ary
  • Uploader:hargodd
  • dibaca:44
Gandeng Malang Post, Kirim Bantuan dan Relawan Tim Fakultas Teknik Pengairan yang dipimpin Sekretaris Jurusan Dr. Ery Suhartanto ST. MT. (empat dari kiri) mengirim bantuan dan relawan ke Lombok Utara. (FINO YUDISTIRA/MALANG POST )

MALANG – Fakultas Teknik jurusan Pengairan Universitas Brawijaya disupport Malang Post Korane Arek Malang, mengirim tim relawan untuk membantu korban bencana gempa Lombok. Tim relawan Teknik Pengairan UB meluncur ke Lombok Utara untuk mengawal pengiriman bantuan yang sangat dibutuhkan masyarakat Lombok.

Ketua tim relawan sekaligus Sekretaris Jurusan Teknik Pengairan UB, Sekretaris Jurusan Dr Ery Suhartanto ST MT mengatakan, bantuan dikirim via darat. “Kami mengirim bantuan via darat, karena ada barang-barang vital yang tak bisa dinaikkan ke dalam pesawat. Yakni, genset, pompa air sampai solar cell,” kata Ery kepada Malang Post.

Genset, pompa air, tendar, solar cell hingga alat penjernih air adalah alat-alat penting yang dikirimkan Teknik Pengairan demi membantu masyarakat Lombok Utara. Ery menerangkan, kebutuhan terhadap air bersih sangat tinggi di Lombok saat ini. Berbagai informasi dari Lombok menegaskan, air minum sangat langka sehingga para relawan diminta mengirim bantuan air bersih.

Dengan alat penjernih air serta pompa air dari Teknik Pengairan, Ery berharap penderitaan masyarakat Lombok Utara bisa diringankan. Selain alat-alat tersebut, Ery mengatakan logistik untuk masyarakat juga dimasukkan dalam daftar bantuan yang dikirim.

“Kami juga kirim bantuan logistik,” ujar Ery.

Yakni, alat mandi, makanan, selimut, terpal hingga masker. Dia merinci, sasaran utama bantuan dari Teknik Pengairan, adalah posko pengungsian desa Jenggala, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pasalnya, Teknik Pengairan memiliki dosen asal Lombok yang sudah berada di lokasi gempa Lombok Utara.

“Kami mengirim ke Lombok Utara, karena sudah ada satu dosen Teknik Pengairan yang tiba duluan di sana. Sehingga, kami sudah tahu layout dan kebutuhan vital yang akan dibantu oleh Teknik Pengairan,” tambah Ery. Setelah mengirimkan bantuan via darat pada Jumat kemarin, rencananya personel relawan dari Teknik Pengairan, berangkat ke Lombok pagi ini.

“Kami berangkat pukul 04.00 WIB pagi dari Fakultas Teknik, untuk menuju bandara Juanda lalu terbang direct ke Lombok, dilanjutkan perjalanan darat ke Lombok Utara,” tutur Ery. Tim relawan akan berada di Lombok Utara selama tiga hari dua malam sebelum dijadwalkan kembali ke Kota Malang.(fin/ary)

 

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA