Batik Tulis Raih Penghargaaan Bergengsi di Pameran UMKM Internasional

  • 21-08-2018 / 10:27 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Batik Tulis Raih Penghargaaan Bergengsi di Pameran UMKM Internasional Kepala BI Perwakilan New York Agus Santoso, dalam acara Pameran Produk UMKM Internasional New York Now yang dilaksanakan di Jacob Javits Convention Center, Manhattan, New York pada 13 -15 Agustus 2018. (Istimewa forJPC)

NEW YORK- Produk UMKM Indonesia menggebrak Pameran Produk UMKM Internasional New York Now yang dilaksanakan di Jacob Javits Convention Center, Manhattan, New York pada tanggal 13 -15 Agustus 2018.

Produk batik tulis yang menggunakan pewarnaan alami asal Yogyakarta, yaitu Galeri Batik Jawa Natural Indigo Batik, meraih penghargaan bergengsi di Pameran UMKM kelas dunia itu.

Penghargaan diberikan oleh Panitia New York Now kepada founder Galeri Batik Jawa, Mayasari Sekarlaranti atau Mbak Nita.

"Penghargaannya untuk kategori Best New Product Award Artisan Resource Summer 2018," kata Nita.

Adapun produk kain batik Jawa yang menjadi pemenangnya adalah kain batik dengan motif Kembang Kopi Sekar Jagad. Sekar jagad sendiri merupakan motif batik klasik, namun pada kain batik tulis warna kebiruan itu dipadukan dengan motif biji kopi.

Produk UMKM yang diikutsertakan pada Pameran New York Now ini adalah produk-produk yang sudah melalui proses kurasi, sehingga diharapkan memenuhi selera pasar global dan langsung terjadi transaksi di arena pameran dengan pembeli (wholesaler).

Beberapa UMKM yang ikut serta di New York Now merupakan UMKM dari daerah-daerah yang dibina oleh Bekraf, BRI dan Bank Indonesia.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia New York, Agus Santoso, mengatakan bahwa UMKM yang produknya memiliki kualitas bisa menembus pasar global perlu didorong dan dibantu.

Ada 5 aspek yang perlu diperhatikan, yaitu penguatan design produk, penguatan keterampilan pengrajin, penguatan permodalan, kesempatan berpameran di event internasional, dan pembukaan ke pasar global.

Dengan demikian, maka kita akan berhasil mendorong ekspor, mendatangkan devisa, membuka lapangan kerja baru di Indonesia, serta sekaligus mendorong penggunaan bahan baku lokal Indonesia.

Agus menambahkan bahwa kunci sukses dari terjadinya transaksi pada forum pameran internasional yang diperuntukkan bagi para wholesale buyer ini adalah ketajaman melihat trend pasar. Oleh karena itu, Indonesia perlu mendorong terbentuknya Asosiasi Kurator Produk UMKM untuk Pasar Global.

Sedangkan untuk membangun pasar global, Bank Indonesia dan Bekraf bisa bekerjasama untuk membuat rangkaian event pameran di Indonesia dengan pameran internasional yang diselenggarakan di kota-kota besar dunia, seperti New York Now ini.

Ia menambahkan bahwa seperti event New York Now ini sangat bisa dikaitkan dengan event KKI (Kriya Karya Indonesia) yang selama ini diprakarsai Bank Indonesia untuk menampilkan produk-produk UMKM binaan Bank Indonesia dari berbagai daerah di Indonesia, yang kualitasnya layak untuk masuk ke pasar global.(wnd/JPC/bua)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA