Beda Perlakuan Saat Bangun Hardtop Biasa dan Khusus Off-road

  • 29-08-2018 / 09:37 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Beda Perlakuan Saat Bangun Hardtop Biasa dan Khusus Off-road Hardtop yang dikhususkan untuk menempuh medan berat (Wilfridus Zenobius Kolo/jpc)

JAWA BARAT– Mobil Toyota Hardtop sejak awal memang produksi sebagai mobil dengan DNA adventure yang kuat. Hal ini terlihat dari model kaki-kakinya yang terkenal tangguh dalam melibas berbagai medan berat.

Dalam perkembangannya, Hardtop kemudian juga dipakai sebagai mobil untuk olahraga ekstrim seperti off-road yang memiliki medan super ekstrim. Namun berkat kekuatan pada kaki-kakinya, mobil ini akhirnya sering menjadi andalan di dunia off-road.

Lalu apakah ada perbedaan signifikan antara pembangunan mobil Hardtop untuk kebutuhan adventure dan off-road ekstrim? Edi Purnama, pemilik bengkel Megacitra 4x4 Motorsport mengungkapkan memang ada perbedaan pada kedua model ini, namun tidak begitu signifikan.

 “Ada beda antara bikin Hardtop untuk adventure dan off-road. Kalau untuk adventure biasanya full bodi. Kalau untuk off-road bisanya hanya setengah bodi. Jadi bodi mobilnya kita potong,” kata Edi Purnama berbincang dengan JawaPos.com, di bengkelnya dibilangan Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan, beberapa waktu lalu.

Ia juga menjelaskan biasanya untuk Hardtop adventure sama seperti mobil bawaan pabrik yang tinggal ditambahkan ornamen dan printilan khas Hardtop. Sementara untuk model off-road hal yang paling penting adalah safety untuk pengemudinya.

“Hardtop untuk adventure tinggal dipermanis dengan printilan Hardtop yang original. Tapi kalau Hardtop untuk off-road yang paling penting adalah rool barnya untuk safety. Roll bar harus benar-benar kuat dan aman supaya kalau mobil keguling pengemudi tetap aman,” terang pria paruh baya itu.

Masuk ke sektor mesin, sebenarnya semua setingan pada mobil Hardtop sama baik untuk keperluan adventure atau off-road. Perbedaannya hanya pada spek mesinnya dan kaki-kakinya yang diseting berbeda sesuai dengan keperluannya.

“Kalau untuk off-road dan adventure hampir sama. Tapi kan speknya lain. Termasuk kakinya tetap sama, tetapi mesinnya yang dirubah-rubah. Mungkin jeroan untuk Hardtop off-road yang diberi tambahan agar powernya lebuh besar. Misalnya bila standar Gardan 1037, bisa dibuat 737 untuk off-road,” ungkapnya berbagi.(wzk/JPC/bua)

 

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA