Lomba Drum Band Malang Post-KDS, Luar Biasa Meriah

  • 27-04-2018 / 22:39 WIB - Editor: Abdul halim
  • Uploader:slatem
  • dibaca:357
Lomba Drum Band Malang Post-KDS,  Luar Biasa Meriah Masyarakat yang menjubeli kawasan Tugu untuk menyaksikan gelaran lomba drum band Malang Post-KDS. (DICKY BISINGLASI/MALANG POST)

MALANG – Luar biasa meriah! 60 tim drum band dan marching band unjuk kebolehan dan kreativitas dalam lomba drum band yang digelar Malang Post kemarin. Mata lomba playpass (kirab) yang dibuka langsung oleh Kadispora Kota Malang Nuzul Nurcahyono pun dijubeli masyarakat Kota Malang. Mereka memenuhi jalanan seputar Tugu dan kawasan Jalan Kahuripan mengular hingga perempatan Basuki Rahmad.

Selain disuguhi atraksi permainan stik drum major (mayoret) dan aksi field commander (gitapati) yang imut-imut dan cantik, masyarakat juga dimanjakan dengan sapaan Putri Kartini Malang Post 2018 Tarishah Firdianti dan 9 pemenang lain. Menariknya, 10 putri cantik itu dikirab menggunakan mobil pemadam kebakaran Pemkot Malang.

Sepanjang perjalanan, masyarakat pun menyambut Putri Kartini dengan sapaan hangat. Di belakang mobil pemadam, aksi memukau Korps Musik Pemerintah Kota Malang Raraswara Abdi Praja juga menghibur penonton yang terus merangsek ke badan jalan hingga membuat jalan raya makin sesak.

Selain memainkan musik, masing-masing tim pun beradu kreativitas kostum dan konsep maskot. Seperti tim Bahana Cipta Anugraha SDN Blimbing 1 yang mengusung konsep nusantara. Belasan maskot mengenakan kostum yang melambangkan Candi Borobudur dikelilingi dengan hiasan stupa, Gajah Nusantara, Barong Bali, Merak, Garuda dan Badak Bercula. Sementara D’Flame SDN Model Kota Malang mengusung konsep go green. Ada jaran kepang, penari malangan, tari topeng, bahkan ada marsmello.

Kepala Sekolah SDN 1 Blimbing Tjipto Yhuwono menyatakan, ada11 siswa-siswi kelas 3-5 yang menjadi maskot tim  dengan kostum berbeda-beda yang mencerminkan ragam budaya Indonesia. Pihaknya sengaja membawa konsep ini dengan tujuan untuk mengenalkan ragam budaya Indonesia yang kaya. Ragam konsep nusantara ini dituangkan dalam kostum yang menggambarkan Candi Borobudur.

“Untuk konsep, kami mempunyai desainer tersendiri untuk mendesain kostum yang didasarkan oleh konsep yang dirumuskan bersama,” ujarnya kepada Malang Post.

Dia juga mengapresiasi peran serta masyarakat, terutama wali murid dari siswa-siswi SDN 1 Blimbing yang turut serta membantu dan menyukseskan tim drum band dalam perlombaan kemarin.

Direktur Teknis Lomba Drum Band Malang Post dan KDS sekaligus ketua dewan juri lomba drum band Malang Post–KDS, Damanhuri menyatakan, acara ini diikuti oleh 58 peserta, dengan 1 peserta dari Putri Kartini Malang Post dan 1 peserta dari Korps Musik Pemerintah Kota Malang Raraswara Abdi Praja.

“Untuk kriteria penilaian adalah dari kerapian baris berbaris, musik yang

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA