Menikmati Keindahan Bekas Kerajaan Karangasem

  • 27-04-2018 / 23:45 WIB - Editor: Mahmudi
  • Uploader:angga
  • dibaca:592
Menikmati Keindahan Bekas Kerajaan Karangasem Sisca Angelica - JEMBATAN IKON: Jembatan yang menghubungkan bangunan balai satu kelainnya di tengah taman menjadi salah satu ikon Taman Ujung.

Dibangun Tahun 1909 Atas Prakarsa Anak Agung Anglurah

DUNIA punya tempat wisata beken sisa-sisa kerajaan, seperti Machu Picchu di Peru atau Colosseum di Roma, Indonesia pun juga tidak kalah. Sebuah kawasan bekas reruntuhan kerajaan yang menjadi objek wisata seperti itu juga ada di Pulau Bali, yakni Taman Ujung Karangasem. Biasa disebut sebagai Water Palace Bali.

Taman Ujung yang juga kerap disebut Taman Sukasada Ujung ini berada di Banjar Ujung, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem Bali. Sekitar 5 km dari pusat daerah Karangasem, Amlapura dan sekitar 2 jam perjalanan menggunakan mobil dari Kota Denpasar.

Bagi kalian yang suka mengunjungi tempat wisata penuh sejarah dan menyukai arsitektur kuno, maka Taman Ujung adalah tempat yang sempurna. Begitu masuk pintu gerbang, pengunjung langsung disuguhi pemandangan taman dan kolam sepanjang mata memandang. Belum lagi hamparan hijau rumput segar dan cantiknya arsitektur lawas peninggalan kerajaan.

 

Sejarah Taman Ujung Karangasem

Taman Ujung Karangasem merupakan obyek wisata yang berhubungan dengan situs kerajaan. Oleh warga setempat Taman Ujung sering disebut Taman Sukasada yang dulunya dibangun oleh raja Karangasem I Gusti Bagus Jelantik, yang bergelar Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem.

Taman Sukasada dibangun tahun 1909 atas prakarsa Anak Agung Anglurah. Arsiteknya adalah seorang Belanda bernama Van Den Hentz dan seorang Cina bernama Loto Ang. Pembangunan ini juga melibatkan seorang undagi (arsitek adat Bali).

Pada awalnya, luasnya hampir 400 hektar, tetapi sekarang hanya tinggal sekitar 10 hektar. Kebanyakan tanah tersebut sudah dibagikan kepada masyarakat pada masa land reform.

Taman Ujung sebenarnya adalah pengembangan dari Kolam Dirah yang telah dibangun tahun 1901. Pembangunan Taman Ujung selesai tahun 1921. Tahun 1937, Taman Sukasada diresmikan dengan sebuah prasasti marmer yang ditulisi naskah dalam aksara Latin dan Bali dan dua bahasa, Melayu dan Bali.

Menurut informasi, dahulunya bangunan ini dibuat menyerupai sebuah kapal. Dari tempat inilah kita bisa melihat keseluruhan dari area Taman Ujung, atau lebih tepatnya kita seperti melihat sebuah miniatur Taman Soekasada Ujung Karangasem. Dan dari sini pula, kita dapat melihat laut lepas di sisi kanan dan pegunungan di sisi kiri.

 

Keindahan Arsitektur

Arsitektur dari istana peristirahatan raja Karangasem memiliki keunikan tersendiri, karena penggambungan dari arsitektur Eropa zaman pertengahan dan arsitektur Bali.

Ciri khas dari arsitektur Eropa dapat dilihat dari terdapatnya kaca warna warni,

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA