Menikmati Keindahan Bekas Kerajaan Karangasem

  • 27-04-2018 / 23:45 WIB - Editor: Mahmudi
  • Uploader:angga
  • dibaca:608
Menikmati Keindahan Bekas Kerajaan Karangasem Sisca Angelica - JEMBATAN IKON: Jembatan yang menghubungkan bangunan balai satu kelainnya di tengah taman menjadi salah satu ikon Taman Ujung.

yang terdapat di dinding bangunan peristirahatan raja, mirip seperti desain dari gereja yang ada di Eropa. Dari jendela dalam kamar peristirahatan raja, anda dapat melihat kolam dengan bunga Tujung atau Lotus yang berwarna putih dan merah.

Arsitektur dari taman Ujung, saat ini tidak seperti aslinya. Hal ini dikarenakan terjadi berbagai peristiwa sejarah, membuat arsitektur dari Taman Ujung mengalami kerusakan. Seperti pada peristiwa penjajahan Jepang di Bali. Pagar besi digunakan untuk sejata berperang oleh masyarakat sekitar.

Kerusakan terparah terjadi pada tahun 1963, pada saat Gunung Agung (gunung tertinggi di Bali) meletus. Semenjak saat itu, Taman Ujung, tidak mendapat perawatan. Pada tahun 2000, Puri Karangsem dan pemerintah Kabupaten Karangasem melakukan perbaikan tanpa merubah bentuk asli dari Taman Ujung.

 

Kolam Indah nan Cantik

Di Taman Ujung ini terdapat tiga kolam besar yang terdapat dalam satu tempat, hanya letak kolam dipisah-pisah. Satu kolam berada di bagian selatan dan dua kolam berada di bagian utara.

Di tengah kolam bagian selatan, terdapat sebuah bangunan yang berada di tengah kolam, nama dari bangunan ini adalah Bale Bengong. Bangunan dari Bale Bengong tidak menggunakan dinding. Kolam yang berada di Utara, luasnya lebih besar dari pada kolam yang berada di selatan. Di tengah-tengah kolam di bagian utara, terdapat jembatan yang digunakan untuk melintasi kolam.

Ditengah kolam yang dihubungkan oleh jembatan, terdapat bangunan yang dulunya digunakan sebagai tempat peristirahatan raja Karangasem. Karena bagunan peristirahatan raja ini terlihat menggantung, maka masyarakat setempat menyebutnya dengan nama istana gantung.

Di kawasan Taman Ujung juga terdapat Masjid yang bisa kita pergunakan untuk Salat, karena di kawasan Taman Ujung dahulu kala banyak didatangi oleh warga Bugis yang kini menetap di seputaran Taman Ujung.

 

Spot Selfie

Seperti taman-taman pada umumnya, maka jalan-jalan ke obyek wisata ini selain dapat mempelajari sejarah budayanya, juga dapat menikmati suasana rileks dan santai di taman, sembari berfoto-foto karena setiap sudut taman air ini memberikan nuansa keindahan tersendiri yang unik dan eksotis.

Kolam air yang berada disisi kiri dan kanan dari arah pintu masuknya, dihiasi pula dengan tanaman-tanaman cantik dan patung-patungnya, turut menambah estetika kawasan ini.

Jika kita berjalan lebih jauh ke arah dalam taman, maka akan ditemukan anak tangga untuk naik menuju spot bangunan menyerupai dinding-dinding bangunan lengkap dengan pilar-pilarnya. Spot ini sangat digemari untuk foto-foto pre wedding ataupun sekedar hanya berfoto biasa saja. (ica/udi)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA