Janda, Banting Tulang

  • 17-09-2018 / 23:04 WIB - Editor: JonS
  • Uploader:angga
Janda, Banting Tulang Ilustrasi

Amel, 21, warga Kota Malang, seorang ibu rumah tangga, sudah lupa rasanya jatuh cinta setelah pernikahan yang tak bahagia bersama Ronald, 34, warga Kota Malang. Perbedaan usia yang terlalu mencolok, memang membuat Amel, tak merasa Ronald bisa memenuhi kebutuhan emosionalnya sebagai wanita yang ingin dimanja dan disayang suami.

Sebaliknya, sejak menikah dengan Ronald di Kantor Urusan Agama Kecamatan Kedungkandang pada Juni 2013 lalu, Amel hanya merasakan tiga tahun masa bahagia. Sejak tahun 2016, pernikahannya mulai goyah karena Ronald yang tidak bekerja untuk keluarga. Bahkan, Amel harus bekerja demi memenuhi kebutuhan dirinya sendiri.

Sebagai mantan janda satu anak, Amel yang tak dikaruniai anak bersama Ronald, harus banting tulang demi kebutuhan anaknya. Sikap Ronald yang lebih tua 13 tahun tapi seperti anak kecil juga membuat Amel kian pesimis dengan pernikahannya. Ronald sangat keras kepala, dan gemar memaksakan kehendak tanpa memikirkan pendapat maupun masukan Amel.

Ronald juga sangat pencemburu. Saking cemburunya, Ronald suka menuduh Amel selingkuh tanpa alasan yang jelas. Amel juga semakin kecewa dengan Ronald, karena ternyata suaminya gemar berutang. Serta, utang tersebut tidak digunakan untuk rumah tangga dan tak jelas penggunaannya.

Pertengkaran hebat terjadi pada tahun 2017. Sejak itu, Ronald minggat dan tidak diketahui keberadaannya. Amel hidup sendiri selama satu tahun sebelum akhirnya mengajukan cerai ke Pengadilan Agama Malang. Hakim ketua malies Dra Hj Ummi Kalsum HS Lestaluhu MH mengabulkan permintaan cerai Amel.

“Menjatuhkan talak satu ba’in sughro tergugat terhadap penggugat, mengabulkan gugatan penggugat secara verstek,” tutup hakim.(fin/mar/jon)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA