Pertukaran Pelajar, STTAR Terima Tiga Mahasiswa Thailand

  • 20-09-2018 / 07:53 WIB - Editor: rosida
  • Uploader:abdi
Pertukaran Pelajar, STTAR Terima Tiga Mahasiswa Thailand

MALANG - Tiga mahasiwa Thailand dari Universitas Chiang Rai Rajabhat selama sebulan belajar di STT Atlas Nusantara (STTAR). Kehadiran mereka dalam rangka pertukaran mahasiswa sebagai salah satu program internasional yang dimiliki oleh The Southeast Asian Ministres of Education Organization (SEAMEO). Program pertukaran mahasiswa kali ini khusus untuk magang industri.

SEAMEO sendiri merupakan organisasi yang bergerak di bidang pendidikan yang merangkul banyak Perguruan Tinggi di ASEAN. “Termasuk STTAR sudah memiliki hubungan kerjasama dengan mereka, sehingga kita dilibatkan dalam program pertukaran mahasiswa antar negera di ASEAN,” ucap Putri Sheila selaku Kabag Humas STTAR.

Program tersebut dilaksanakan sejak pertengahan bulan Agustus lalu hingga September.  Sebagai Home University, STTAR memberikan pendampingan maksimal bagi mahasiswa asing. Selama berada di STTAR tiga mahasiswa tersebut belajar tentang budaya lokal. Termasuk juga menjajaki beberapa tempat wisata dan kuliner di Malang.

“Karena mereka kesini memang untuk magang di industri, bukan untuk belajar. Oleh karena itu, sekilas tentang budaya lokal kami sampaikan pada mereka saat weekend activity,”  ujarnya.

Adapun tempat magang para mahasisa Thailand ini, STTAR memilih Telkom sebagai tempat praktek kerja. Selama magang, mereka telah berhasil membuat sebuah aplikasi berbasis android yang bisa diakses oleh setiap karyawan Telkom melalui HP.
Sebelum magang, para mahasiswa terlebih dahulu mengikuti kegiatan orientasi selama tiga hari di STTAR. Yang paling utama diajarkan adalah Bahasa Indonesia. Sebab selama sebulan mereka perlu berkomonikasi dengan baik. Termasuk diajarkan tata cara berbelanja dan lain-lain.

“Di Bulan November mendatang giliran kami yang akan mengirimkan mahasiswa ke Universitas Chiang Rai Rajabhat Thailand,” katanya.

Ia berharap kerjasama yang telah terjalin tersebut menjadi lebih baik dengan program yang lebih strategis dari masing-masing negera. (mp1/oci)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA