12 Caleg Tersangka Masuk DCT

  • 20-09-2018 / 22:55 WIB - Editor: Bagus ary
  • Uploader:hargodd
12 Caleg Tersangka Masuk DCT Komisioner KPU bersama dengan Bawaslu Kabupaten Malang, ketika rapat koordinasi terkait penetapan DCT. Ketua KPU Kota Malang, Zainuddin menyerahkan draft DCT kepada Perwakilan Partai PKB di Hotel Atria, Kota Malang (foto kanan). (AGUNG PRIYO, M FIRMAN/MALANG POST, grafis: hargodd,tem/mp)

MALANG-Dari total 529 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Kota Malang yang telah ditetapkan, 12 di antaranya menyandang status tersangka atas kasus dugaan korupsi Kota Malang. Hal ini diketahui usai Penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPRD Kota Malang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang di Hotel Atria Kota Malang, kemarin. (Baca grafis, Red)

Ke-12 bacaleg yang tersangkut kasus tersebut berasal dari 7 partai politik yang berbeda-beda. Yakni PKB, PDI Perjuangan, Hanura, PPP, Gerindra, PAN, dan Demokrat.

Hal ini disampaikan Ketua KPU Kota Malang Zaenuddin ST MAP menyampaikan mengapa 12 caleg yang kini menyandang status tersangka tersebut masih masuk dalam DCT.

“Karena sebelumnya (dalam DCS,red) memang memenuhi syarat. Selain itu, dalam PKPU tidak disebutkan larangan bagi tersangka untuk menjadi caleg,” papar alumnus ITN Kota Malang ini di sela-sela pengumuman DCT dan Sosialisasi Kampanye Pileg 2019.

Ia menambahkan, KPU baru dapat mencoret secara otomatis bacaleg yang tersandung kasus ketika keputusan dari pengadilan sudah ada. Alias ketika proses pengadilan sudah inkracht, di mana bacaleg tersebut sudah terbukti bersalah dan divonis oleh negara.

Zaenuddin juga menerangkan tidak ada perlakuan khusus terhadap caleg yang sudah berlabel tersangka pada sebuah kasus tersebut. Meski begitu ia tidak menutup kemungkinan adanya aturan lanjutan terkait hal ini.

“Apakah nanti ditandai atau tidak boleh melakukan kampanye dalam bentuk-bentuk tertentu kita tunggu saja aturan nanti. Selama belum ada aturan itu, maka haknya masih sama dengan bacaleg lain sebagai peserta Pileg,” tandasnya.

Sebelumnya dalam DCS (Daftar Calon Sementara) Kota Malang memiliki 535 bakal calon. Dengan DCT yang sudah ditetapkan sebanyak 529 orang, maka terdapat 6 orang bakal calon yang tercoret dalam daftar dan tidak masuk dalam DCT.

Menurut catatan Malang Post, 6 orang tersebut semuanya merupakan calon yang berstatus tersangka kasus dugaan suap Kota Malang.

Yakni Choroel Anwar dan Ribut Harianto dari Partai Golkar lalu Choirul Amri, Sugiarto dan Bambang Triyoso dari PKS. Lalu satu orang dari Nasdem yakni Moh Fadli. Zaenuddin pun membenarkan pencoretan 6 nama bacaleg-bacaleg tersebut.

“Empat partai yang menarik kadernya dari pencalonan adalah Golkar sebanyak dua kader, NasDem satu caleg, PKS tiga caleg, dan beberapa nama dari PDI Perjuangan ada yang diganti dengan caleg lain,” papar Zaenuddin.

Untuk PDI Perjuangan, bacaleg yang tersangkut korupsi terdapat 6 orang. Akan

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA