Sobirin: Sengaja Saya Bawa Kabur

  • 22-09-2018 / 22:51 WIB - Editor: marga
  • Uploader:abdi
Sobirin: Sengaja Saya Bawa Kabur KETERANGAN: Ustaza Alfia, ibu LB didampingi Wakapolres Malang dan Kasatreskrim memberikan keterangan kepada media.

SOBIRIN, guru tidak tetap (GTT), warga Dusun Golek, Desa Karangduren, Pakisaji, mengaku sengaja membawa kabur LB dari sekolah. Namun, pria berusia 40 tahun ini, kemarin mengelak tuduhan kalau dia melakukan pelecehan seksual pada korban.

“Saya sengaja membawa kabur,”  ucap Sobirin, dengan nada dan raut wajah tidak bersalah.  Alasan Sobirin, membawa kabur LB karena untuk memberi pengertian kepada orangtua LB. Sebab LB, ingin terus bersama Sobirin untuk bermain musik band.

Sedangkan orangtua LB, tidak lagi mengizinkan anaknya bermain musik lagi. “Supaya orangtuanya mengerti, kalau anaknya ingin terus bermain musik,” ujarnya sembari menahan rasa sakit karena luka tembak di kaki kanannya.

Lantas kenapa sampai dibawa ke gunung atau Lembah Paini?. Sobirin mengatakan kalau dia yang mengajaknya. Rencananya Senin besok, LB akan dikembalikan pulang dan dirinya menyerahkan diri.

"Apalagi anaknya juga meminta pulang hari Senin saja. Makanya selama ini kami berada di Lembah Paini itu saja," tuturnya.  Lalu apa yang dilakukan selama di Lembah Paini?. Tersangka mengatakan sama sekali tidak berbuat apa-apa.

Dia hanya memeluk LB, karena kondisinya dingin ketika malam hari. "Hanya sekali ini saja. Sebelumnya sama sekali tidak pernah melakukan apapun," kata duda tanpa anak ini.  Sementara itu, Ustaza Alfia, mengaku mengenal Sobirin, karena sebagai guru musik dan seni anaknya di sekolah.

Dia tahu anaknya hilang, setelah diberitahu oleh gurunya. "Saya langsung mencari ke rumah teman-temannya tetapi tidak ketemu," ucap Ustaza Alfia.  Menurutnya, LB, adalah anak pertama dari dua bersaudara. Selama ini anaknya memang suka bermain musik sejak kelas II.

Namun dia melarang anaknya bermain musik, karena lupa dengan pelajaran lainnya.  "Selama ini kalau bermain musik memang dengan teman-teman sekolah serta dengan Sobirin. Tapi karena pelajarannya terganggu, saya melarangnya bermain musik lagi," terangnya.

Dengan tertangkapnya Sobirin dan kembali ditemukannya LB, Fia, sapaan akrabnya mengaku sangat berterima kasih kepada polisi yang menangkap pelakunya. Dia juga meminta Sobirin, dihukum seberat-beratnya.  (agp/mar)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA