Kejar Target 2024 Go Internasional

  • 29-09-2018 / 23:12 WIB - Editor: Muhaimin
  • Uploader:abdi
Kejar Target 2024 Go Internasional

MALANG – Yayasan Mardi Wiyata siap menyambut era lima tahun ke depan yang penuh dengan tantangan. Untuk menjawab tantangan kedepan, selama tiga hari, sejak Jumat (28/9) lalu, 22 kepala sekolah se Indonesia di bawah naungan Yayasan Mardi Wiyata melakukan konsolidasi terkait program selama masa proyeksi kedua periode 2018-2024, di Wisma Shalom Kota Batu.

Ada enam materi pokok pembahasan dalam rapat kerja kepala sekolah itu, antara lain strategi pendidikan nasional, sosialisasi monev berbasis borang, peraturan kepegawaian, sosialisasi BPJS dan perpajakan, sosialisasi sistem akreditasi, tata kelola keuangan, serta Bimtek tentang Taspen, kesiswaan dan humas.    

Ketua Yayasan Mardi Wiyata Fr. Dr. M. Monfoort, BHK, SE., M.Pd., MM., M.AP mengaku optimis, seluruh program dari masing-masing lembaga bisa berjalan maksimal. 

"Melalui program proyeksi kedua yang telah disepakati ini, kami ingin melakukan perubahan besar-besaran," kata  Fr. Dr. M. Monfoort, BHK, SE., M.Pd., MM., M.AP.

Konsolidasi seluruh Kepala Sekolah Mardi Wiyata kali ini mengangkat tema ‘Berpacu Membalik Arus Mencari Kita di Tengah Aku’. Dengan harapan terwujudnya kebersamaan yang kompak dalam menghadapi tantangan. Tidak ada ego dan sifat individualis yang membuat diri kerdil dan berjiwa sempit. 

"Dengan kebersamaan ini, kami membuat terobosan untuk menyikapi tantangan ke depan," ujar Frater Mon, sapaan akrabnya.  

Dijelaskannya, Yayasan Mardi Wiyata memiliki tiga proyeksi. Pertama periode 2012-2018 pada postur 2018, dengan tema quality and relevans. Proyeksi kedua, periode 2018-2024 dengan tema equality, dan proyeksi ketiga tahun 2024-2030 dengan tema outstanding.
"Saat ini kami memasuki proyeksi kedua. Dengan tema equality yang berarti kesetaraan. Target kami di tahun 2024 Sekolah Mardi Wiyata setara dengan sekolah internasional," terangnya. 

Untuk mencapai target tersebut, pria asal Flores yang kini telah menjadi dosen tetap di Universitas Wisnuwardhana ini mengungkapkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan mutu lembaga. Salah satunya memotivasi guru untuk meningkatkan potensi mereka sehingga menjadi pendidik yang kompeten dan profesional.
"Sehingga tenaga pendidik di Mardi Wiyata dapat menyetarakan diri di tingkat internasional," imbuhnya. 

Ia menambahkan, beberapa sekolah telah menunjukkan kualitasnya di tingkat internasional. Beberapa medali emas berhasil diraih dari berbagai kompetisi, baik olimpiade maupun lomba kreatifitas tingkat internasional. "Ini sudah menjadi indikasi bahwa kami mampu menyetarakan diri dengan sekolah luar negeri," ungkapnya. 

Untuk itu, lanjut Frater Moon, sosialisasi dan konsolidasi terkait program proyeksi kedua postur 2024

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA