Sekolah Mardi Wiyata se-Indonesia, Gelar Raker Semangat Maju Bersama

  • 02-10-2018 / 11:19 WIB - Editor: rosida
  • Uploader:irawan
Sekolah Mardi Wiyata se-Indonesia, Gelar Raker Semangat Maju Bersama MATERI: RD. Bonifasius Hudiono saat menyampaikan materi refleksi rohani kepada seluruh peserta raker.

MALANG - Rapat Kerja Kepala TK, SD, SMP dan SMA Katolik Mardi Wiyata se Indonesia di Wisma Shalom, (1/10), ditutup dengan acara refleksi rohani dan misa syukur. Rohaniawan ternama di lingkungan Gereja Katolik RD. Bonifasius Hudiono dari Yayasan Carmel  memberikan motivasi dan menyampaikan spirit pengabdian kepada para kepala sekolah. Tujuannya untuk menumbuhkan semangat baru para peserta raker sebagai pemegang kendali sistem pada sebuah lembaga.

Di sela acara, Ketua Pelaksana Raker Triduo Yunani, S.S mengatakan, setelah tiga hari rapat kerja Kepala Sekolah Mardi Wiyata dilaksanakan, perlu adanya refleksi untuk memotivasi para peserta Raker.

"Dengan refleksi ini diharapkan memberikan wawasan baru tentang apa yang harus diperbuat agar sekolah yang dipimpin bisa lebih maju," ucapnya.

Ia memaparkan, ada enam materi pokok pembahasan dalam Rapat Kerja Kepala Sekolah tersebut. Antara lain strategi pendidikan nasional, sosialisasi monev berbasis borang, peraturan kepegawaian, sosialisasi BPJS dan perpajakan, sosialisasi sistem akreditasi, tata kelola keuangan serta Bimtek tentang taspen, kesiswaan dan humas.

Selain kepala sekolah, raker juga dihadiri Ketua Yayasan Mardi Wiyata, Fr. Dr. M. Monfoort, BHK, SE., M.Pd., MM., M.AP yang bertindak sebagai pemateri. Adapun tema Raker yang digelar untuk mencapai target Postur 2024 Yayasan Mardi Wiyata ini, yaitu ‘Berpacu Membalik Arus Mencari Kita di Tengah Aku’. Dengan harapan terwujudkan kebersamaan yang kompak dalam menghadapi tantangan.

“Tema ini berarti pentingnya kebersamaan. Dengan menghilangkan sifat keakuan, kepala sekolah berkomitmen untuk maju bersama,” ucapnya. 

Triduo berharap, rapat kerja akan mewujudkan semangat seluruh unit kerja sekolah untuk kompak. Dengan demikian, peran sekolah Mardi Wiyata, baik TK, SD, SMP dan SMA, akan semakin tampak dalam memajukan bangsa,  sebagai lembaga karya pelayanan Gereja Katolik. "Kalau ini dapat terwujud maka cita-cita dalam membangun manusia seutuhnya akan tercapai," tukasnya. (imm/sir/oci)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA