Siswa Siap Akademik, Mental dan Fisik

  • 05-10-2018 / 23:57 WIB - Editor: rosida
  • Uploader:angga
Siswa Siap Akademik, Mental dan Fisik Siswa-siswi kelas 10 SMAN Taruna Nala disambut oleh kakak kelas mereka saat kembali dari kegiatan LDKS.(ist)

MALANG- Hari ini, (6/10), sebanyak 179 siswa kelas 10 SMAN Taruna Nala Jawa Timur, akan bertemu dengan orang tua mereka. Setelah selama  tiga bulan tidak berkomunikasi, akhirnya hari ini, mereka bertemu kembali dalam acara Parents Day 2018.

Waka Humas SMAN Taruna Nala, Djoeni Hendarti, S.Pd mengatakan, sejak terdaftar masuk ke SMAN Taruna Nala, siswa kelas 10 mengikuti program masa basis selama tiga bulan. Selama itu pula mereka tidak boleh bertemu maupun berkomunikasi dengan keluarganya.

"Tidak ada hand phone atau komunikasi dalam bentuk apapun. Agar siswa fokus dalam kegiatan basis hingga pembaretan selesai," katanya.

Ia menambahkan, satu-satunya cara orang tua untuk mengetahui kondisi anaknya yaitu melalui telepon sekolah di bagian humas. "Kami yang berkomunikasi dengan orang tua saat mereka menanyakan kondisi anaknya. Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada masalah. Anak-anak kelas 10 dalam kondisi sehat dan bahagia," tuturnya.

Meskipun kata dia, selama tiga bulan lamanya siswa harus mengikuti aturan untuk mendidik dan membentuk mental dan fisik.

“Kalau misalnya terlalu gemuk, ya kita treathment dengan tidak boleh memakan nasi putih tetapi nasi merah, sehingga berat badannya menjadi ideal,” ujarnya.

Masa pendidikan basis diakhiri dengan kegiatan pembaretan. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dengan tujuan untuk semakin memantapkan kesiapan siswa menjadi pelajar di SMAN Taruna Nala Jawa Timur.

Djoeni menjelaskan, kesiapan yang dimaksud dari segala aspek. Baik yang berkaitan dengan akademik, mental maupun fisik. "Kami ingin siswa di sekolah ini siap secara akademik dan berkarakter. Menjadi individu yang disiplin, mandiri dan bertanggungjawab," ujarnya.

Ia menerangkan, pembaretan sudah menjadi tradisi di SMAN Taruna Nala sebagai puncak Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang harus ditempuh bagi Taruna dan Taruni sekaligus menjadi penanda berakhirnya pendidikan basis. Kegiatan pembaretan untuk angkatan ke-4 ini, dilaksanakan tiga hari, (21-23/9/18). Lokasinya di Pusat Latihan Tempur Marinir, Purboyo.

Dengan kegiatan pembaretan, diharapkan semangat juang siswa semakin terasah. Jiwa korsa dan sikap pantang menyerah tumbuh kuat dalam diri peserta didik. “Latihan dasar ini juga bertujuan untuk menguji seluruh kemampuan siswa yang telah mereka pelajari selama masa basis,” imbuhnya.

Selama tiga hari siswa kelas 10 diberikan banyak materi sebagai bekal yang akan memberikan manfaat selama belajar di SMAN Taruna Nala. Usai upacara pembukaan dan penyematan tanda peserta, kegiatan langsung berjalan sesuai jadwal.

Ketua Pelaksana

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA