Jangan Terpancing, Jangan Memancing

  • 06-10-2018 / 02:48 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Jangan Terpancing, Jangan Memancing Catatan ini juga dimuat di koran Malang Post edisi Sabtu, 6 Oktober 2018.

RIBUAN Aremania bakal berduyun-duyun datang ke Stadion Kanjuruhan di Kepanjen, untuk hadir memberi dukungan pada tim Singo Edan Arema menghadapi Persebaya dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2018, sore ini. Aremania dari seluruh penjuru Malang Raya, bahkan juga dari luar daerah datang ke stadion Kanjuruhan.

Derby Jatim berlabel super big match menjadi daya tarik Aremania datang langsung, menjadi saksi sejarah laga dengan tensi cukup tinggi ini. Bahkan jauh-jauh hari, tiket Arema vs Persebaya sekitar 45 ribu lembar, sudah sold out. Termasuk jatah tiket box di kantor Malang Post, 200 lembar ekonomi dan 25 VIP habis dalam waktu singkat.

Khusus pembeli tiket di kantor Malang Post, penukaran bisa dilakukan pukul 11.00 WIB siang ini. Diharapkan bisa ikut konvoi damai Aremania, start pukul 12.00 WIB di halaman depan kantor Malang Post. Kegiatan ini hasil kerja bareng Malang Post dengan RCB FM dan Torabika. Aremania diharapkan bisa ladub bareng menuju Stadion Kanjuruhan.

Pembeli tiket di kantor Malang Post bakal mendapatkan kopi Torabika, gratis. Termasuk Aremania yang membeli tiket di FCB FM, penukaran tiketnya dilakukan di kantor Malang Post jam 11.00 WIB . Setelah itu, mereka konvoi menuju stadion dengan dikawal polisi. Peserta konvoi bersepeda  motor, lengkap dengan mengenakan helm.

Seluruh Aremania dari berbagai korwil dan komunitas juga bisa bergabung di halaman depan kantor Malang Post. Bertajuk konvoi damai, dengan harapan Aremania tertib berlalu lintas dan membuktikan suporter tim Singo Edan ini bisa memberi contoh baik. Setidaknya tak sampai mengganggu pengguna jalan yang lain, apalagi sampai melakukan sweeping.

Aremania harus bisa menahan diri selama dalam perjalanan, baik saat berangkat maupun pulang setelah pertandingan. Malang harus kondusif. Jangan sampai tercoreng dengan aksi tak simpatik di jalan. Dan yang tak kalah pentingnya adalah aksi Aremania selama mendukung tim Arema. Baik sebelum, saat atau sesudah pertandingan, harus sportif.

Tanpa anarkis. Apa pun yang terjadi selama pertandingan. Aremania harus tetap di wilayah tribun penonton. Memberi dukungan penuh pada Hamkah Hamza dkk, dan bisa memberi tekanan pada tim lawan dengan cara yang sportif tanpa rasis. Rivalitas tetap ada, tanpa harus ‘membunuh’. Seperti deklarasi klub-klub Liga 1 bersama Aremania, beberapa waktu lalu.

Satu hal yang sering jadi kelemahan suporter tuan rumah adalah, terpancing situasi di lapangan. Misal

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA