SMPN 1 Lawang Jadi Sekolah Rujukan

  • 07-10-2018 / 22:25 WIB - Editor: rosida
  • Uploader:angga
SMPN 1 Lawang Jadi Sekolah Rujukan BANGGA : Fauziyah Nabilan dan Athira Azza saat tampil menyampaikan orasi karakter di depan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dalam acara Seminar Jurnalistik, Sabtu lalu.(IMAM/MALANG POST)

MALANG – Tahun ini, SMP Negeri 1 Lawang menjadi salah satu dari lima sekolah rujukan di Malang Raya. Hebatnya, SMPN 1 Lawang adalah satu-satunya sekolah non eks Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI). Sementara empat sekolah lain merupakan sekolah eks RSBI. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga sekolah, bahwa segala upaya untuk meningkatkan mutu selama ini membuahkan hasil terbaik.

Kepala SMPN 1 Lawang Endik Yuliasto, M.Pd menuturkan, predikat sekolah rujukan yang diraih SMPN 1 Lawang karena faktor manajemen yang bagus.

"Namun saya tidak memungkiri kualitas di bidang lainnya, termasuk prestasi yang telah dicapai sekolah selama ini," ucapnya.

Salah satu program unggulan yang selama ini dikembangkan SMPN 1 Lawang yaitu literasi siswa. Endik mengatakan, dengan mengembangkan program literasi, siswa dapat memperoleh banyak pengetahuan baru sehingga wawasan mereka semakin luas.

Selain literasi, kelebihan SMP Negeri 1 Lawang pada implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Sebagai kepala sekolah, Endik mencoba dengan berbagai inovasi sehingga program PPK di lembaga yang dipimpinnya tidak sama dengan yang lain.

Diantara inovasinya yaitu diadakannya kegiatan orasi karakter setiap Hari Jumat. Orasi yang disampaikan siswa terkait nilai-nilai karakter. Menurut Endik, dengan orasi ini dianggapnya salah satu cara yang efektif untuk menumbuhkan karakter yang baik dalam diri siswa. "Minimal siswa memacu dirinya sendiri untuk semakin baik. Sebab tidak mungkin menyampaikan kebaikan, sementara dirinya belum melakukan," tuturnya.

Program ini juga sukses mengantarkan siswa menjuarai lomba orasi karakter yang digelar tingkat Provinsi Jawa Timur beberapa waktu yang lalu. Selain orasi, setiap upacara, siswa juga ditunjuk menjadi pembina.

“Hasilnya terbilang memuaskan. Melalui dua program penguatan ini, karakter siswa SMPN 1 Lawang mulai tertata semakin baik,” tukasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Dr. M. Hidayat, MM., M.Pd  mengatakan karakter harus dikuatkan dengan lima nilai pendidikan. Yaitu religius, nasionalis, integritas, mandiri dan gotong royong. Menurutnya, nilai religius menjadi pondasi yang tepat untuk membangun jiwa karakter.

"Kita programkan  siswa SMP wajib sudah bisa menulis dan membaca Alquran," katanya.

Dayat melanjutkan, semangat integritas sangat penting diwujudkan sebagai bentuk kesungguhan melaksanakan tugas pembelajaran. Ditambah dengan etos kerja yang tinggi akan mampu mencapai hasil yang masksimal.

“Kami berharap guru mampu mengoptimalisasikan seluruh potensi yang dimiliki. Sebab potensi yang ada harus dieksplorasi sesuai dengan tupoksi masing-masing, demi melahirkan generasi emas

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA