Rendra: Pasti Saya Akan Dipanggil KPK, Doakan Saja Saya Selamat Ya

  • 08-10-2018 / 22:06 WIB - Editor: buari
  • Uploader:angga
Rendra: Pasti Saya Akan Dipanggil KPK, Doakan Saja Saya Selamat Ya Rendra Kresna memberikan keterangan pada wartawan usai penggeladahan KPK di ruang kerjanya. (Dicky/mp)

MALANG – Selama proses penggeledahan KPK di Pendopo Kabupaten Malang, wartawan dilarang masuk. Bahkan, anggota Intelkam Polres Malang pun, juga tidak diperbolehkan masuk. "Maaf tidak boleh masuk," kata petugas.  Berdasarkan pantauan, sekitar pukul 20.14, mobil Toyota Hi Ace S-7559-E bergeser dari tempat parkir semula.

Mobil bergeser persis di pintu samping ruang kerja Bupati Malang. Terlihat beberapa petugas membawa sesuatu untuk dimasukkan ke dalam mobil Hi Ace.  Kemudian pukul 20.25 mobil Hi Ace dan mobil Innova terlihat meninggalkan Pendopo Agung. Tidak diketahui persis bukti apa saja yang dibawa, karena belum ada keterangan resmi dari Tim KPK.

Terpisah, Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna, dikonfirmasi usai penggeledahan KPK membenarkannya. Namun Rendra, sapaan akrabnya tidak bisa menyampaikan secara detail terkait penggeledahan di ruang kerjanya.

"Mohon maaf ya, saya tidak akan detail. Untuk detailnya mungkin ke Humas KPK," ucap Rendra Kresna.  "Tadi memang kantor saya ini, kebetulan satu tempat dengan rumah dinas saya ada penggeledahan. Kemudian juga ada beberapa barang bukti yang diambil," sambungnya.

Bung Rendra, sapaan akrabnya menambahkan kalau dirinya juga menandatangi tiga surat. Pertama surat penggeledahan, kedua berita acara pengambilan barang bukti dan ketiga STPBB (Surat Tagihan Pajak Bumi dan Bangunan).

Barang bukti yang diambil, menurutnya ada beberapa dokumen. Seperti dokumen kepegawaian, juga beberapa surat pengaduan dari masyarakat. Semua dokumen diambil di ruang kerjanya.  Surat pengaduan masyarakat yang diambil, salah satunya tentang tagihan biaya kampanye saat periode dua beberapa waktu lalu. Menurutnya masalah tagihan ini dulu sempat ramai.

"Ada beberapa kelompok tertentu yang menagih. Dan saya tidak menjawab serta memberinya, karena saya tidak pernah kerjasama atau melakukan ikatan kegiatan-kegiatan kampanye dengan mereka," jelasnya.

Pengaduan lainnya, adalah pengaduan masyarakat tentang korupsi. "Pengaduan ada di dinas apa saya lupa. Karena tidak membacanya, dan surat pengaduannya banyak (menumpuk, red) di meja saya," terang dia.

Apakah ada pemanggilan dari penggeledahan ini? Orang nomor satu di Kabupaten Malang ini, menegaskan sampai kemarin belum ada. "Tetapi mungkin pasti saya akan dipanggil KPK. Doakan saja saya selamat ya," tegasnya sembari tersenyum.

Rendra menyampaikan, ada kemungkinan penggeledahan KPK terkait kasus Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan tahun 2011. Karena setahun lalu, pada tahun 2017 bersama beberapa pejabat, Rendra mengaku pernah dipanggil dan diperiksa KPK.

"Yang disangkakan saat itu, saya dikatakan

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA