Rendra Kresna Raih Satya Lencana

  • 26-04-2018 / 20:08 WIB - Editor: Bagus ary
  • Uploader:slatem
  • dibaca:366
Rendra Kresna Raih Satya Lencana Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla memberikan tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha kepada Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna, kemarin. (ist)

MALANG – Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna menjadi salah satu kepala daerah penerima Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo. Penghargaan itu, diserahkan Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla di di Sasana Bhakti Praja Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, kemarin.

Penghargaan diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri kepada para Kepala Daerah atas apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Dalam Rangka Peringatan Hari Otonomi Daerah XXII. Dalam kesempatan itu terdapat sembilan kepala daerah se Indonesia yang menerima penghargaan bergengsi tersebut.

Saat menerima penghargaan itu, Bupati Malang, didampingi Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Malang, Drs. M. Nur Fuad Fauzi MT, sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi leading sector penerimaan penghargaan ini. Beberapa Kepala OPD dan Pejabat Pemkab turut mendampingi penerimaan penghargaan

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Malang, Drs M Nur Fuad Fauzi MT mengatakan, Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha merupakan prestasi tertinggi yang diraih oleh kepala daerah.
“Penghargaan itu didasari atas penilaian dari Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah atau LPPD,” ujarnya.

Dia menjelaskan, hasil penilaian tersebut Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna masuk dalam 10 besar Bupati Terbaik se Indonesia. Kemudian masuk dalam nominasi dalam meraih Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden. Hingga Bupati dinyatakan layak menerima penghargaan bergengsi itu, kemarin.

“Bupati dianggap berkinerja tinggi dan menjadi salah satu Bupati terbaik, karena telah menghasilkan beberapa inovasi pelayanan yang menyentuh langsung kepada masyarakat,” tuturnya.

Beberapa inovasi yang dihasilkan OPD di bawah instruksi dari Bupati dia menyebut di antaranya Pelayanan Home Care dari Puskesmas Turen. Kemudian dia menyebut ada Program Jebolanduk (Jemput Bola Layanan Administrasi Kependudukan) dari Dispendukcapil Kabupaten Malang. Selanjutnya inovasi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Mulyoagung, Dau.

“Sebelumnya semua inovas ini telah dikunjungi oleh tim penilai dari Kemendagri,” tegasnya kepada Malang Post.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, dr. H. Abdulrachman MKes mengatakan, inovasi Pelayanan Home Care dari Puskesmas Turen memang dibutuhkan oleh masyarakat. Lantaran masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang prima. Masyarakat juga semakin mudah mendapat pelayanan kesehatan.

“Petugas kesehatan baik itu pelayanan, bidan maupun dokter, berkunjung door to door ke rumah warga. Apabila menemukan masyarakat yang sakit, petugas medis itu kemudian membawanya

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA